"BKKBN terus melakukan evaluasi dan menggenjot kinerja program di beberapa daerah di Jawa Barat untuk mengoptimalisasikan program pada semester dua," kata Kepala BKKBN Jabar Siti Fatonah dalam acara Preview Semester 1 Kinerja Kota/Kabupaten di Bandung, Kamis.
Ia menuturkan optimalisasi program merupakan acara rutin yang dilakukan BKKBN setiap semester untuk mendorong kinerja BKKBN Jabar lebih maksimal.
Menurut dia, hasil evaluasi semester 1 masih terdapat beberapa daerah kabupaten/kota yang memerlukan dorongan program, seperti Kabupaten Karawang, Cianjur dan Garut yang pelaksanaan KBnya belum optimal.
"Karawang, Cianjur dan Garut itu harus dipacu pemakaian kontrasepsinya," kata Siti.
Ia mengungkapkan, Jabar merupakan provinsi yang menjadi penyangga terbesar untuk program KB, karena Jabar memiliki jumlah penduduk yang cukup besar di Indonesia.
"Jabar sebagai salah satu penyangga program KB, sehingga optimalisasi kinerjanya harus semakin ditingkatkan," katanya.
Selain mendorong peningkatan program, kata Siti, pihaknya akan meningkatkan kapasitas kualitas tenaga lapangan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi untuk memberikan beasiswa kepada tenaga lapangan.
"Diharapkan tenaga pelaksana lapangan bisa memiliki kualitas yang baik dalam pencapaian program KB kepada masyarakat," kata Siti.
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.