"Selama Piala Dunia berlangsung, jumlah pendonor darah mengalami penurunan yang cukup signifikan," kata Kepala Pelayanan Darah UPTD PMI Cianjur, Chaniago B, Kamis.
Dia menjelaskan, menurunnya jumlah pendonor darah itu, disebabkan banyaknya warga yang begadang menonton pertandingan sepak bola yang disiarkan sejumlah stasiun televisi hingga dini hari.
"Mungkin karena warga begadang dan kurang tidur, tensi darah mereka menjadi rendah karena tensi darah rendah tidak baik jika melakukan donor darah," ungkapnya.
Selain itu, jelas dia, jumlah pendonor darah diperkirakan akan kembali berkurang saat pelaksanaan ibadah Puasa. Sedangkan permintaan darah di Cianjur mengalami peningkatan.
"Masuknya bulan puasa angka pendonor akan semakin menurun, sedangkan permintaan darah meningkat, dibandingkan tahun sebalumnya dari 1000 labu menjadi 1200 labu setiap bulan," tuturnya.
Saat ini untuk memenuhi kebutuhan stok darah, pihaknya mengandalkan kegiatan donor darah yang digelar perkumpulan warga non muslim dan kelompok serta komunitas warga.
"Saat ini stok darah hanya cukup hingga lima hari kedepan. Untuk stok darah golongan yang tersedia saat ini A 46 labu, B 50 labu (kantong) , O 83 labu dan AB 25 labu," ucapnya.
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.