Wali Kota Cimahi Atty Suharti di Bandung, Senin, mengatakan sosialisasi program melalui seni pewayangan ini diyakini akan mampu sampai kepada masyarakat terlebih penonton pertunjukan wayang sangat banyak dan beragam.
"Untuk 2014, Pemkot Cimahi telah mengagendakan enam pertunjukan wayang yang diharuskan mengangkat tema potensi daerah termasuk budayanya," kata Atty.
"Kami berharap potensi seni dan budaya ini akan terangkat secara keseluruhan dan tidak hanya seni wayang namun juga batik dan seni tari karena puluhan komunitas seni telah tumbuh di Kota Cimahi," ujarnya.
Kepala Dinas Kopindagtan Huzen Rachmadi menjelaskan tercatat sekitar 40 orang dalang yang tergabung dalam Persatuan Perdalangan Indonesia (Pepadi) Kota Cimahi. "Kami memberikan kesempatan yang luas kepada para dalang untuk berpartisipasi dalam seluruh kegiatan Pemkot Cimahi," ujarnya.
Selain itu, lanjut Huzen, pihaknya juga mengirimkan para dalang ke acara-acara yang digagas pihak luar dengan mengatasnamakan Pemkot Cimahi. "Ini salah satu sumbangan kami untuk keberlangsungan dan pelestarian budaya Indonesia," ujarnya.
Pemkot Cimahi juga menganggarkan bantuan yang berasal dari APBD untuk paguyuban-paguyuban seni dan saat ini tengah mendorong agar APBD Provinsi Jawa Barat dapat memberikan bantuan serupa kepada seniman daerah. "Bentuknya dapat berupa uang tunai ataupun fasilitas peralatan," ujarnya.
Pada salah satu rangkaian kegiatan "Hari Jadi Kota Cimahi ke-13" telah diselenggarakan acara parade wayang yang menampilkan enam dalang terbaik asli Kota Cimahi yaitu Dalang Asep Sopandi, Eka Gumbira Wijaya, Muhtar Sutarya, Tata Setia, Yuda Permana dan dalang cilik Yusdika Purnama dalam lakon "Srikandi Dewi Kembang Yuda".
Acara tersebut dihadiri oleh ribuan warga, anggota DPRD, Wali Kota, Muspida dan pejabat pemerintahan yang ada di Kota Cimahi.***3***
Putri
Uploader : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.