"Saya sudah 'kukurusan' selama beberapa bulan ke belakang ini di dapil saya. Melalui 'kukurusan' itu saya menjadi tahu bagaimana kondisi kehidupan calon pemilih di lapangan," kata Alex Asmasoebrata, di Bandung, Selasa.
Ayah dari pebalap perempuan Alexandra Asmasoebrata ini mengaku memperoleh dukungan besar dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
"Kesempatan saya untuk jadi anggota dewan itu sudah ada sejak 21 tahun yang lalu, tapi mengapa baru sekarang saya maju, selain karena memang panggilan dalam diri, saya maju (sebagai caleg) karena adanya dorongan kuat dari Pak SBY dan Bu Ani," kata dia.
Menurut dia, sosok SBY merupakan presiden yang baik dan berhasil selama memimpin Tanah Air ini dan salah satunya berhasil adalah dalam menegakkan hukum.
"Berbagai program bagus dan pro-rakyat banyak digulirkan pemerintahan SBY. Dan cuma di masa Pak SBY lah, penegak hukum tidak pandang bulu," kata dia.
Dikatakan dia, tidak jarang permasalahan terjadi saat pelaksanaan program-program yang diusung oleh pemerintah. seperti program Bantuan Langsung Tunai (BLT).
"Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Namun, permasalahan di lapangan terkait pendataan penerima BLT seakan menghilangkan esensi program tersebut. Padahal yang salah mendata kan bukan presiden. Jadi bukan salah presiden," katanya.
Ia menuturkan, dalam meraih simpati pemilih, dirinya mengaku tidak akan menawarkan program baru kepada masyarakat namun hanya akan meneruskan program-program yang ada agar lebih terasa dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, dirinya juga tidak khawatir dengan hasil sejumlah lembaga survei yang menyatakan menurunnya tingkat elektabilitas Partai Demokrat akan berdampak dirinya untuk menjadi wakil rakyat.
"Memang saya akui rilis lembaga survei demikian, tapi saya yakin itu tidak akan mempengaruhi saya," kata dia.***1***
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.