"Kendaraan roda dua tersebut dibeli menggunakan APBD. Tujuan diberikannya kendaraan ini untuk kebutuhan operasional kasi trantib yang ada di setiap kecamatan terutama di wilayah selatan," katanya.
Dia menjelaskan, kasi trantib harus mobile terutama pergi ke setiap desa di wilayahnya. Sehingga mereka harus mendapatkan sarana penunjang agar dapat meringankan saat melakukan tugas.
Dia menuturkan, selain kasi trantib yang mendapatkan kendaraan roda dua, sebanyak sepuluh unit diberikan pada penyuluh agama yang ada di KUA di wilayah Cianjur selatan.
"Tugas penyuluh agama menyerupai kasi trantib sehingga membutuhkan kendaraan operasional yang menunjang. Jangan sampai penyuluh agama kesulitan untuk menikahkan pasangan di pelosok," ucapnya.
Dia berharap dengan adanya kendaraan operasional tersebut, semua pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih ditingkatkan. Orang nomor satu di Cianjur itu mencontohkan kasi trantib memiliki kewajiban untuk cepat tanggap dan melaporkan setiap kejadian yang terjadi.***1***(KR,FKR)
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.