Pelita BR gagal mempertahankan kemenangan, setelah pada babak pertama sempat unggul 2-1 melalui gol Gaston Castano menit ke-10 dan Deny Gultom menit ke-26.
Sedangkan gol balasan Sriwijaya FC dicetak oleh Ramdami Lestaluhu menit ke-16 dan Boakay Eddy Fooday menit ke-58.
Hasil imbang tersebut, sekaligus memperpanjang 'kebuntuan' Pelit BR pada laga kandang di Bandung, hingga kini tim Bandung itu selalu terjegal hasil imbang tanpa bisa memecahkan menjadi kemenangan.
Hasilnya PBR saat ini masih terjegal di zona degrasasi atau di peringkat ke-15 klasemen sementara LSI 2013 dengan nilai 26 hasl 28 kali bertanding, lima kali menang, 11 seri dan 12 kali kalah.
Hal sama Sriwijaya FC, harus puas dengan satu angka namun tetap di peringkat kedua dengan nilai 52 hasil 26 kali laga, 16 kali menang, tiga seri dan 6 kalah. Posisinya terancam Persib Bandung yang akan menggelar pertandingan Minggu (30/6) melawan Persisam.
Duel Pelita BR melawan Sriwijaya berlangsung cukup ketat, tim tuan rumah menghasilkan gol pada menit ke 10. Gol pertama dicetak oleh striker PBR Gaston Gastano lewat sontekan bola hasil umpan mendatar Marwan Sayedeh.
Namun keunggulan tuan rumah hanya sebentar karena pada menit ke-16 tim tamu dapat menyamakan kedudukan melalyi Ramdani Lestaluhu yang lolos dari pengawalan Nova Arianto.
Pelita kembali memanfaatkan kelengahan Sriwijaya yang keasyikan melakukan penyerangan, menit ke-26 giliran striker muda Deni Gultom membobol gawang Laskar Wong Kito sehingga PBR unggul 2-1 hingga turun minum.
Sriwijaya benar-benar memanfaatkan babak kedua untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan di Bandung. Boakay Eddy Fooday menjadi penyelamat Sriwijaya dengan mencetak gol menit ke-58 sehingga kedudukan menjadi imbang 2-2.
Pelita Bandung Raya memiliki kesempatan emas untuk memenangkan pertandingan ketika striker Sekou Camara dijatuhkan di titik penalti saat berduel dengan kiper Rifky Mokodompit.
Namun kesempatan tendangan penalti, gagal dimanfaatkan oleh striker Gaston Castano yang menjadi eksekutir. Tembakannya mampu diantisipasi kiper Rifky sehingga pertandingan berahir dengan skor imbanga 2-2.
Pertandingan yang dipimpin wasit Novari Ihsan diwarnai keluarnya kartu merah yang diperikan kepada Agus Jupriyanto (Sriwijaya) yang mendapat dua kartu kuning. Sedangkan tiga kartu kuning lainya diberikan kepada Leonard Tupamahu, Munadi (PBR) Herman Dzumafo (Sriwijaya).
Pelatih PBR Daniel Darko Janakovic menyatakan dalam beberapa pertandingan terakhir di Stadion Si Jalak Harupat keberuntungan tidak memihak pada timnya dan itu terjadi kembali malam itu.
"Kami main bagus tapi kurang beruntung begitu banyak peluang bahkan penalti, dalam sepak bola permainan bagus tidak cukup karena perlu keberuntungan pula," kata pelatih berpaspor Prancis itu.
Sementara itu Pelatih Sriwijaya Kas Hartadi menyebutkan permainan dibabak pertama memang dikuasai oleh tuan rumah, namum ia merasa beruntung bisa membuat gol penyeimbang pada babak kedua.
"Pada babak pertama kami kebobolan lebih awal karena kaget dengan penampilan Marwan Sayede yang begitu mobile namun pada babak kedua kami melakukan tekanan kepada pemain itu dan cukup efektif," kata Kas Hartadi.
Isep
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.