Kepala Dinas Perhubungan, Kabupaten Garut, Budiman, mengatakan tujuan pemeriksaan kelayakan bus itu merupakan tugas rutin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Pemeriksaan bus ini dalam rangka peningkatan dan pengawasan keamanan untuk memberikan rasa nyaman kepada penumpang, apalagi sekarang berakhirnya libur sekolah terjadi lonjakan penumpang," kata Budiman.
Ia mengatakan petugas yang memeriksa kelayakan bus umum bukan hanya di terminal Guntur, melainkan tersebar di sub terminal Malangbong, Limbangan, Kadungora dan Pameungpeuk.
Pemeriksaan kendaraan bus umum itu meliputi kelengkapan dokumen bus serta memeriksa fungsi vital kendaraan seperti rem, lampu, dan ban.
"Jika hasil pemeriksaan ada yang ditemukan tidak memenuhi syarat kelayakan jalan, maka bus tidak diperbolehkan mengangkut penumpang," katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Terminal Guntur, Deni Desta, mengatakan penumpang bus tujuan kota besar seperti Bandung dan Jakarta, sejak Sabtu pagi sudah mulai menunjukan peningkatan.
"Ada peningkatan dari hari biasa hanya 500 sampai seribu penumpang, tapi sekarang hampir mendekati dua ribu penumpang," kata Deni.***2***
feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.