Informasi dihimpun, Selasa, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi tengah malam, dimana maling yang diperkirakan lebih dari dua orang itu masuk ruangan instalasi gizi dengan cara membobol jendela.
Hal tersebut, pertamakali diketahui salah seorang perawat yang hendak masuk ke ruangan tersebut pagi hari. Dia melihat sejumlah barang yang ada di ruangan tidak berada ditempatnya dan acak-acakan.
Mendapati hal tersebut, dia memberitahukan hal tersebut ke pihak keamanan rumah sakit. Humas RSUD Cianjur, Dicky Wangsa, membenarkan hal tersebut.
Dicky mengatakan, akibat peristiwa tersebut uang tunai senilai Rp6,8 juta dan laptop milik kepala ruangan raib. Setelah memastikan hal tersebut, pihaknya melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
"Uang yang hilang, merupakan uang belanja harian instalasi gizi. Kalau laptop, milik pribadi kepala ruangnya. Kami sudah laporkan kejadian itu ke Mapolres Cianjur, agar segera ditindaklanjuti," ucapnya.
Sementara itu, petugas kepolisian yang mendapatkan laporan, langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan Olah TKP. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Cianjur.***1***
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.