Ketua DPRD Cianjur, Gatot Subroto, Rabu, mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jembatan yang rusak dan perlu segera penanganan atau perbaikan sebanyak 100 buah.
"Sebagian besar jembatan tersebut, berada di wilayah selatan. Selain rusak karena bencana alam, sebagian besar rusak karena dimakan usia. Sebagian besar jembatan tersebut, sejak dibangun hingga saat ini, belum pernah diperbaiki," katanya.
Pihaknya akan memprioritaskan program jembatan tersebut, karena pihaknya menilai, sarana tersebut sangat vital dalam menunjang aksesibiltas masyarakat di sekitar lokasi jembatan tersebut.
"Keberadaannya menjadi akses bagi warga, guna melangsungkan hidupnya, baik dari aspek ekonomi, pendidikan serta kesehatan," ucapnya.
Selain untuk meningkatkan akses masyarakat, terang dia, perbaikan jembatan ke depannya akan berimplikasi pada meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Pasalnya tutur dia, jika tidak didorong wakil rakyat, IPM di Cianjur bisa stagnan. Harapannya dengan rencana tersebut, pemerintah memiliki antusiasme yang sama terkait rusaknya ratusan jembatan di Cianjur itu.
"Kami akan mengusung persoalan tersebut sebagai prioritas dalam pembahasan anggaran tahun 2013. Selain persoalan jembatan, kondisi jalan desa yang juga mayoritas dalam kondisi rusak akan menjadi pokok pembahasan," katanya.
Ahmad Fikri
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.