"Kami menargetkan tahun depan sudah selesai pengerjaan prototypenya dalam proyek mobil nasional ini dan pada 2014 nanti diharapkan bisa produksi masal," kata Muhammad Nuh, usai mengunjungi PT Dirgantara Indonesia, di Bandung, Jumat.
Ia mengatakan, sebanyak tujuh kementerian dilibatkan dalam progam mobil listrik nasional ini karena merupakan agenda besar pemerintah.
Adapun tujuh kementerian yang dilibatkan ialah Kementerian Perindustrian, Perdagangan, Keuangan, BUMN, Perekonomian, Riset dan Teknologi dan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.
"Oleh karena itu melibatkan banyak pihak yakni tujuh kementerian RI," katanya.
Dikatakannya, dalam penggarapan ini seluruh kementerian tersebut akan menyokong dana untuk terwujudnya progam tersebut.
"Untuk dana saat ini saya masih belum bisa merincinya, karena saat ini masih dalam tahap riset," ujarnya.
Ia menuturkan, Kemendikbud akan berperan dalam hal riset dan mencari tenaga untuk penggarapan mobil listrik.
"Dan salah satunya ialah kami menggandeng PT DI, tidak hanya itu kami juga tengah menyiapkan infrastruktur dan tempat-tempat charger untuk mobil tersebut," ujarnya.
Kemendikbud mengatakan tidak akan melewatkan sedikit pun semua pihak yang berpotensi untuk mewujudkan proyek ini.
ajat
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.