Penggerebekan gudang minuman keras oleh ratusan anggota FPI, sempat terjadi ketegangan dengan aparat kepolisian yang sedang melakukan pengamanan.
Ketegangan terjadi ketika pihak kepolisian menahan massa untuk meminta waktu membuka gudang yang tidak ada pemiliknya.
Namun massa akhirnya mendobrak paksa gerbang gudang tersebut dan berhasil memasuki gudang yang terdapat tumpukan ratusan dus berisi botol minuman keras.
Massa secara serempak langsung memecahkan seluruh botol minuman keras sehingga tampak berserakan pecahan kaca botol dan tumpahan air minuman keras di dalam gudang.
Sebagian dus berisi minuman keras diamankan kepolisian dengan diangkut menggunakan truk untuk dibawa ke markas Polres Garut.
Salah seorang pengurus FPI Kabupaten Garut, Ustadz Dadang mengatakan gudang penyimpanan minuman keras diketahui berdasarkan informasi masyarakat dan sejumlah anggota FPI.
Menurut dia, gudang tersebut merupakan terbesar selama FPI melakukan razia terhadap tempat minuman keras di wilayah Kabupaten Garut.
Sementara keberadaan gudang minuman keras tersebut, kata Dadang seperti dibiarkan tanpa ada penindakan oleh aparat kepolisian, sehingga FPI terpaksa melakukan penggerebekan dan langsung memusnahkannya.
"Intinya saya sangat sedih gudang minuman keras yang sepengetahuan saya terbesar ini dibiarkan. Dan saya tidak akan melihat siapapun dalam memberantas peredaran minuman keras," kata Dadang.***1***
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.