Semua penumpang yang mengalami kecelakaan nahas tersebut segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Sentot Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat ulah sopir bus Luragung Jaya yang mengemudikan kendaraannya ugal-ugalan, sehingga terjadi tabrakan maut.
Kejadian berawal saat bus Luragung Jaya berplat nomor E 7642 YB yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari Cirebon tujuan Jakarta, tidak mampu mengendalikan untuk menghindari sebuah kendaraan yang berputar arah, di Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu sekitar pukul 06.30 WIB.
Sementara itu Kepala Kepolisian Sektor Sukra, Komisaris Junaidi kepada wartawan di Indramayu, Selasa, mengatakan kondisi bus Luragung terbalik dan posisi melintang berada di sebelah kanan truk pengangkut besi, selain rusak belasan penumpang mengalami luka-luka, dua dinyatakan tewas.
Ia menambahkan, bus Luragung dari arah Cirebon menuju Jakarta kecepatannya diperkirakan cukup tinggi sehingga menabrak truk diluar kendali sopir, setelah terjadi tabrakan bus terbalik kondisi mobil ringsek, dan kaca jendela berserakan.
Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Irwandi menjelaskan telah terjadi kecelakaan di jalur Pantura tepatnya di Desa Karanglayang Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, kejadian sekitar pukul 06.30 WIB menewaskan dua penumpang yakni Slamet(40) dan Agus Jaelani (30) akibat terjepit badan bus tersebut.
Darsiman salah seorang penumpang bus Luragung mengatakan, sejak berangkat dari Cirebon kendaraan yang ditumpanginya melaju dengan kecepatan tinggi karena mengejar penumpang dari Pantura mulai memasuki perbatasan Cirebon Indramayu hingga terjadi tabrakan maut.***4***
Enjang S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.