ANTARAJAWABARAT.com,2/11 - Petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan pemeriksaan hewan kurban di sentra penjualan pasar hewan domba Kecamatan Wanaraja dan sentra sapi Agejaya, Garut kota, Rabu.

Koordinator petugas kesehatan hewan, Disnakanla, drh Diah Safitri mengatakan hasil pemeriksaan secara fisik atau dari luar tidak ditemukan hewan terjangkit penyakit.

"Dari hasil pemeriksaan, kita tidak menemukan hewan domba maupun sapi memiliki penyakit," kata Diah.

Pemeriksaan dengan menerjunkan empat petugas kesehatan hewan tersebut dilakukan dengan memeriksa bola mata hewan terlihat jernih tidak tedapat kotoran mata atau merah berair.

Selain itu pemeriksaan dilakukan dengan melihat kestabilan berdiri hewan tampak tegak tidak ditemukan adanya cacat pada empat kaki hewan tersebut, bahkan bentuk tanduk domba tidak ditemukan adanya retak atau patah.

Dari faktor usia serta tidak ditemukannya penyakit, menurut Diah hewan kurban jenis sapi maupun domba yang dilakukan pemeriksaan sudah masuk kriteria layak jual atau dijadikan sebagai hewan kurban.

"Dari ciri-ciri hewan secara fisik terlihat sehat seperti bola matanya bersih, berdiri tegak, maka kita nilai hewan yang sudah kita periksa itu sehat," katanya.

Sementara itu pemilik sentra penjualan sapi, Fardi (50) mengatakan sapi yang dijualnya didatangkan dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ia memastikan sapi yang dijualnya tidak berpenyakit, karena dalam pengirimannya disertai surat keterangan hewan sehat dari pemerintah daerah tempat peternakan sapi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Ada surat keterangan hewan sehat, semua yang dijual disini dipastikan tidak terjangkit penyakit, kalau pun ada, tentu saya telebih dahulu menolaknya," katanya.***4***



Feri P


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026