"Hingga H-2 sekitar 56.472 penumpang sudah diangkut KA komersial maupun ekonomi ke berbagai stasiun tujuan ke jurusan timur," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Minggu.
Para penumpang itu yakni yang menggunakan KA komersial diberangkatkan dari Stasiun Bandung yakni KA Argo Wilis, Turangga, Lodaya Pagi dan Malam, Harina Pagi dan Malam dan KA Malabar.
Sedangkan KA ekonomi diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong yakni KA Pasundan Bandung - Surabaya, KA Kutojaya Selatan Bandung - Kutoarjo dan KA Kahuripan Bandung Kediri.
Selain itu, sejak H-5 Lebaran, PTKA juga mengoperasikan dua KA tambahan dari Bandung yakni KA Pasundan Lebaran dan KA Kutojaya Selatan Lebaran.
"Pelayanan penumpang mudik sekarang dibatasi, untuk KA ekonomi batas toleransi penumpang 150 persen dan kelas bisnis 125 persen," kata Bambang.
Terkait banyaknya penumpang yang tidak kebagian tiket, menurut Bambang, sudah diatasi dengan dianjurkan menggunakan angkutan umum lainnya dari Stasiun Cicaheum.
"Pelayanan angkutan penumpang Lebaran di KA ekonomi jauh lebih lancar, pengantar penumpang tidak masuk peron sehingga hanya penumpang saja yang berada di peron," kata Bambang.
Sementara itu untuk pemberangkatan KA ekonomi pada H-2 atau Minggu (28/8) di Stasiun Kiaracondong berlangsung aman. KA Pasundan dan Kahuripan berangkat dengan kapasitas penumpang 150 persen atau sebanyak 1.140 penumpang.
"Terakhir malam ini KA Kutojaya Selatan juga tiket sudah habis terpesan, Tapi masih ada 100 penumpang yang tidak kebagian tiket. Mereka tunggu keberangkatan KA Kutojaya, Senin malam besok," kata Bambang.
Para penumpang yang belum kebagian tiket itu, ditampung di dalam tenda yang didirikan di depan Stasiun Kiaracondong. Sebelumnya pihak PTKA menghimbau untuk menggunakan angkutan bus.
Sementara itu tiket untuk KA Kutojaya Selatan pemberangkatan Senin (29/8) masih tersisa sekitar 30 persen, sedangkan sisanya sudah dipesan oleh para pemudik.
"Masih ada tiket untuk KA Kutojaya Selatan pemberangkatan Senin, sedangkan untuk KA Pasundan dan Kahuripan sudah sekitar 80 persennya," kata juru bicara Humas Daop II Bandung itu.
Sementara itu, pelayanan penumpang Mudik Lebaran 2011 di wilayah Daop II Bandung berlangsung aman dan lancar. Sementara itu untuk menjamin keamanan perjalanan KA, PTKA Daop II Bandung menambah dua personil Brimob untuk mengawal masinis untuk menghindari pembajakan.
"Pengamanan di lokomotif dilakukan dengan mengerahkan dua personil Brimob," kata Bambang.
-syarif-
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.