ANTARAJAWABARAT.com,12/8 - Dana tunggakan pembayaran listrik masyarakat Bandung hingga kini mencapai Rp8 miliar, kata Asisten Manajer Pemasaran dan Niaga PLN Jabar-Banten, Area Pelayanan Jaringan (APJ) Bandung, Bambang Sulastro.

"Jumlah tersebut terbilang besar dan sampai saat ini kami terus melakukan upaya penyusutan dengan sosialisasi dan beberapa hari ke depan kami akan melayangkan surat pada Pemerintah Kota Bandung untuk diminta bantuannya," kata Bambang kepada wartawan, di Bandung, Jumat.

Bambang mengatakan, dengan nominal tunggakan sebesar itu membuat sedikit gangguan terhadap pendapatan bulanan PLN selama ini.

"Setiap bulan pendapatan yang bisa kami capai rata-rata sekitar Rp240 miliar, dan penunggakan itu masih dibawah 10 persen pendapatan kami, tetapi tetap akan kami tindak tegas bagi pelanggan yang sudah lebih dari satu bulan menunggak," jelasnya.

Ia mengatakan, dengan dibuatnya surat permintaan bantuan pada Wali Kota diharapkan bisa mengurangi penunggak secara signifikan karena dalam tindakan pencairan dana tunggakan perlu ada imbauan juga dari Pemerintah Daerah.

"Masyarakat harusnya memiliki kesadaran atas listrik yang digunakan, kalau masyarakat memiliki kesadaran akan pentingnya listrik maka mereka akan lebih mementingkan pembayaran listrik dibanding dengan belanja keperluan pribadinya," kata Bambang.

Menurutnya, dengan kesadaran tersebut maka akan sedikit masyarakat yang berpikir kalau membayar listrik menjadi prioritas terbawah dibandingkan untuk mengeluarkan uang belanja pribadinya.

"Apalagi sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran maka kemungkinan besar masyarakat akan lebih memilih mengeluarkan uangnya untuk berbelanja pakaian atau makanan untuk Lebaran dibanding membayar listrik," papar Bambang.

Karena itu, ia mengatakan, jangan salahkan PLN kalau ada pemutusan jaringan listrik di rumahnya karena disisi lain PLN juga harus bertindak tegas terhadap masalah itu.

Selain itu, ia mengatakan, kendala dari PLN sendiri karena kurangnya petugas yang bertindak sebagai penagih sehingga PLN mengalami kesulitan dalam melakukan penagihan.

"Petugas juga salah satu masalah yang kami hadapi, namun saya mengimbau pada masyarakat agar segera membayar listrik tepat waktu," ujarnya.***4***
(T.PSO-278/B/Y008/C/Y008) 12-08-2011 15:38:38


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026