"Berdasarkan laporan yang diperoleh dari lapangan, saat ini truk-truk berat dengan lancar bisa melalui tanjakan pada KM 4100 yang pada 2010 kemarin menjadi penghambat di jalur lingkar luar Nagreg tersebut," kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat M Guntoro, di Gedung Sate Bandung, Senin.
Menurut Guntoro, tanjakan kilometer 4100 tersebut sudah diperbaiki seperti elevasi tanjankan yang diturunkan.
"Sudah kami perbaiki. Elevasi tanjakannya terus diturunkan sehingga truk-truk bertonase berat pun mampu melaluinya dengan menggunakan gigi dua," ujar Guntoro.
Ia menjelaskan, dengan adanya perbaikan tersebut maka Jalur Lingkar Luar Nagreg saat ini tidak ada hambatan sehingga diharapkan bisa mengurangi kemacetan di ruas jalan tersebut.
Menurutnya, kondisi Jalur Lingkar Luar Nagreg saat ini jauh berbeda dengan kondisi tahun sebelumnya.
Dikatakannya, untuk mendukung akselerasi jalur tersebut, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat terus melakukan perlengkapan jalur seperti pemasangan lampu dan marka jalan di sepanjang Jalur Lingkar Luar Nagreg.
"Kami terus mengupayakan pemasangan lampu solar cell di sepuluh titik pada jalur itu, sehingga pada malam hari pun, jalur itu dapat digunakan pemudik," kata Guntoro.
Ia berharap dengan infrastruktur yang mendukung, kemacetan di Jalur Lingkar Luar Nagreg pun bisa dihindari.
Guntoro menuturkan, setelah uji coba itu, pihaknya kemudian akan melakukan evaluasi.
"Nantinya, dari hasil evaluasi tersebut akan dilakukan penyempurnaan sehingga jalur itu benar-benar dapat digunakan setelah evaluasi uji coba akan dilakukan hingga H-11 mendatang," kata Guntoro.
Hari ini, Jalur Lingkar Luar Nagreg sepanjang 5,6 kilometer yang disiapkan untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2011 mulai diujicobakan.
Uji coba jalur yang merupakan solusi penanganan kemacetan di kawasan tanjakan Nagreg itu dilakukan mulai pukul 09.00 WIB untuk seluruh kendaraan baik truk, bus, kendaraan pribadi maupun sepeda motor.
Jalur Lingkar Luar Nagreg itu mengalirkan arus kendaraan dari arah timur atau Garut dan Tasikmalaya. Sedangkan arus lalu lintas dari arah barat atau Bandung tetap dialirkan melalui jalur lama Nagreg. Khusus untuk arus kendaraan menuju garut disatu arahkan dari Jalan Cagak ke jalur lama menuju Garut.
Selain itu jajaran Polres Bandung dan Dishub Jabar juga menggelar personelnya sebagai simulasi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1432 H.***5***
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.