"Perusahaan BUMN sebagian masih belum memiliki kesiapan daya saing karena memiliki kelemahan pada kinerja non finansial, padahal memiliki potensi cukup besar," kata Dr Dani Amrul Ichdan di sela-sela pengukuhan Doktor Ilmu Ekonomi Kekhususan Manajemen Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Sabtu.
Dani Amrul Ichdan yang juga Vice President Pengembangan Bisnis PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) itu menyebutkan kinerja non finansial itu antara lain inovasi, kreatifitas, internal bisnis dan strategi pengembangan jaringan pasar.
Menurut dia, masih banyak perusahaan BUMN di Indonesia yang tergantung kepada satu tenanan saja, sehingga mengalami inefesiensi.
Akibat rendahnya kinerja non finansial itu, menurut Dani sangat berpengaruh terhadap kinerja finansial perusahaan.
"Salah satunya bisa dilihat dari pencapaian laba BUMN yang masih jauh bila dibandingkan dengan laba dari BUMN di negara lain, contohnya di Malaysia dan Singapura," katanya.
Ia mencontohkan, total laba dari 139 BUMN di Indonesia sebesar Rp99 triliun, terlampaui oleh laba sebuah perusahaan pertambangan di Negara Malaysia yang mencapai laba sekitar Rp106 triliun.
"Belum lagi dari perusahaan negara milik mereka yang lainnya. Kinerja non finansial ini harus ditingkatkan agar bisa mengungkit daya saing yang lebih baik," katanya.
Selain itu, Dani Amrul Ichdan menyebutkan penerapan pola tata kelola perusahaan yang baik merupakan salah satu syarat utama dari sebuah perusahaan.
Ia mengaku tidak sependapat bila peningkatan kinerja dan ekspansi perusahaan hanya dikaitkan dengan terobosan melepas saham perusahaan ke publik.
"Peralihan saham ke swasta tidak selalu meningkatkan nilai dan keuntungan. Perusahaan BUMN bisa lebih mandiri tanpa harus melakukan privatisasi," katanya.
Selain itu, tata kelola perusahaan yang baik juga didukung oleh jajaran pimpinan dan awak perusahaan yang tangguh, memiliki pengelolaan bisnis serta leaderships.
"Jelas kondisi itu merindukan figur-figur yang kapable dan sosok pengambil keputusan yang tegas dan strategis," katanya.
Sementara itu Dani Amrul Ichdan berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan sidang pengukuhan yang berlangsung di lantai II Gedung Program Pascasarjana Unpad dengan kelulusan 'Sangat Memuaskan".
Pada kesempatan itu, Dani mempertahankan desertasinya dengan judul "Upaya Pembentikan Budaya Organisasi dan Penciptaan Nilai dalam Pengembangan Strategis Bisnis serta dampak Keunggulan Bersaing yang Implikasinya pada BUMN di Indonesia".
Dani melakukan penelitian di 139 BUMN dengan metode deskriftif dan verifikasi survei. Hasilnya, menurut dia, baru tujuh BUMN yang siap bersaing dengan BUMN negara lain , sedangkan sisanya masih memerlukan upaya peningkatan daya saing dan kinerja.
"Perbaikan BUMN sudah dilakukan dan, hasilnya cukup signifikan dimana jumlah perusahaan BUMN yang merugi jumlahya terus berkurang," katanya menambahkan.***5***
(U.S033/B/R010/R010)
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026