"Kami masih menjajaki pasar perjalanan wisata lori malam hari di jalur selatan ini, apabila memang banyak peminatnya, bukan tidak mustahil akan dibuka layanan itu." kata Kepala PT KA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Kamis.
Menurut dia, layanan lori wisata itu memang sudah menjadi salah satu rencana, meski demikian menurut Bambang sejauh ini belum ada peminatnya.
PT KA Daop II Bandung memiliki sejumlah jalur yang "eksotik" dan cocok untuk wisata petualangan di jalur KA. Salah satu jalur wisata lori malam antara lain Bandung - Cicalengka - Nagreg - Kadungora - Cibatu.
Namun, kata dia, jalur tersebut cukup sibuk hingga tengah malam. Meski demikian, untuk jam-jam tertentu bisa dilakukan untuk mengisi kekosongan jalur.
Sedangkan jalur Bandung - Padalarang - Cianjur lebih memungkinkan untuk wisata lori malam hari yang menjadi ajang petualangan.
Jalur tersebut hanya digunakan oleh dua jadwal perjalanan KA Bandung - Ciroyom PP pada siang hari, sedangkan malam hari jalur itu kosong.
Bahkan jalur Cianjur - Sukabumi saat ini sudah tuntas direvitalisasi, dan tinggal menunggu diserahterimakan dari pemerintah kepada PT KA.
"Untuk jalur wisata mungkin kami optimalkan Bandung - Cianjur, pemandangannya cukup indah, dan ada situs Gunung Padang yang merupakan situs tertua," katanya.
Ia mengatakan untuk perjalanan petualangan malam haripun mungkin bisa dilayani apoabila peminatnya ada.
Bambang mengatakan lori wisata malam diharapkan menjadi salah satu layanan wisata khas PT KA Daop II Bandung, selain melayani perjalanan kereta api reguler.
"Sejumlah jalur kereta api memang digenjot sebagai jalur wisata, melalui kerja sama dengan agen perjalanan wisata," kata juru bicara PT KA Daop II Bandung itu.***6***
Syarif A
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.