Madrid, 1/5 (ANTARA/AFP) - Barcelona menyia-nyiakan kesempatan untuk semakin dekat memperoleh gelar juara Liga Spanyol setelah secara mengejutkan kalah dari Real Sociedad 1-2 pada Sabtu (Minggu WIB dinihari) padahal sebelumnya di hari yang sama pesaing terdekat mereka Real Madrid juga kalah dari Real Zaragoza 2-3.

Tim asuhan Pep Guardiola itu seharusnya tinggal satu poin lagi dari gelar juara liga jika menang dalam pertandingan tersebut mengingat Real Madrid telah kalah dalam pertandngan sebelumnya.

Dengan hasil itu, Barca kembali membutuhkan empat poin dalam empat pertandingan terakhir untuk dapat mengunci gelar mereka dengan selisih keunggulan tetap delapan poin dari Madrid.

Selain itu kekalahan itu juga mengakhiri rekor 32 kali tak terkalahkan Barca yang telah mereka pertahankan semenjak pertengahan September tahun lalu, dan merupakan kekalahan tandang pertama mereka selama musim ini di ajang Liga Spanyol.

"Kami harus banyak belajar di pertandingan ini meskipun sebenarnya hasil pertandingan itu bisa saja berbeda jika seandainya gol Milito tidak dianulir wasit," kata bek Barcelona Dani Alves.

"Sekarang kami harus kembali fokus untuk pertandingan di Liga Champions," tambahnya.

Barcelona sempat memimpin melalui Thiago Alcantra pada menit ke-29, tetapi pemain pengganti Sociedad Diego Ifran berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71 dan Xabi Prieto kemudian berhasil memaksimalkan hadiah penalti pada menit ke-82 yang memberi tim yang sedang terancam degradasi itu sebuah kemenangan yang sangat berarti.

Sementara itu bagi pelatih Real Jose Mourinho kekalahan dari Zaragoza akhir pekan ini menambah catatan hasil mengecewakan setelah sebelumnya tim asuhannya juga kalah 0-2 dari Barcelona di leg pertama babak semifinal Liga Champions.

Mourinho yang telah sembilan tahun tak terkalahkan dalam pertandingan kandang di berbagai liga yang dia ikuti juga harus menelan kekalahan kedua dalam bulan ini saja berkaitan dengan rekor pribadinya itu setelah sebelumnya dikalahkan Sporting Gijon 0-1 di awal bulan April.

"Saya adalah satu-satunya yang harus disalahkan dalam kekalahan ini karena sebagai seorang pelatih saya tidak mampu membangkitkan semangat tim pada babak pertama," keluh Mourinho.
Dua gol dari Angel Lafita dan pinalti dari Gabriel Arenas membuat Real Madrid, yang kembali harus bermain dengan 10 pemain karena akumulasi kartu kuning Ricardo Carvalho, harus mulai melupakan gelar Liga Spanyol.

"Kita praktis terpaksa mengucapkan selamat tinggal pada keajaiban agar dapat menjuarai liga musim ini," kata Kapten Madrid Casillas.

"Sekarang yang kita bisa lakukan adalah datang ke Barcelona dan mencoba memenangi pertandingan. Kita memang tertinggal dua gol tetapi apapun bisa terjadi dan kita akan kesana dengan semangat dan harapan bisa lolos ke final Liga Champions bulan depan," harap Casillas.

Dua gol dari Sergio Ramos (menit ke-62) dan Karim Benzema (menit ke-85) tidak cukup mampu untuk menyelamatkan Madrid dari kekalahan itu, namun bagi Zaragoza kemenangan itu membuat mereka berhasil menjauh empat poin dari zona degradasi.

Pertandingan lain
Dalam pertandingan lain, penyerang Argentina yang sedang bersinar Sergio "Kun" Aguero mencetak gol kesembilannya dalam tujuh pertandingan terakhir untuk Atletico Madrid yang menang 1-0 atas Deportivo La Coruna sehingga mereka naik ke tempat kelima pada klasemen sementara liga Spanyol.

Deportivo harus bermain dengan 10 orang karena bek Alberto Lopo diusir keluar lapangan pada menit ke-60 yang memudahkan Aguero mencetak gol pada menit ke-80 untuk sebuah kemenangan yang sangat berarti dalam menggeser Athletic Bilbao dari tempat kelima klasemen dengan keunggulan satu poin.


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026