Cirebon, 18/4 (ANTARA) - Pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan Polresta Cirebon, Senin, mulai normal pascaterjadinya ledakan bom bunuh diri di Masjid Mapolresta Cirebon akhir pekan kemarin.

Namun demikian kewaspadaan tetap diterapkan petugas Brimob dan petugas jaga di pintu gerbang Mapolresta Cirebon dengan melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung yang akan membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Petugas Brimob tampak berjaga-jaga di depan pintu gerbang masuk Mapolresta Cirebon lengkap dengan peralatan metal detektor dan penggeledahan fisik.

Bahkan beberapa warga yang mengenakan jaket diminta untuk membuka pakaian tersebut dan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengantisipasi terulangnya kejadian tersebut.

Nya Atin (43) warga Pilang Cirebon yang ditemui di Mapolresta Cirebon mengaku sempat diperiksa barang bawaannya dan digeledah saat mengantar putrinya, Wiwit (19) membuat SKCK untuk keperluan melamar kerja.

"Saya tadi pagi saat memasuki Mapolresta langsung diperiksa di depan pintu gerbang, termasuk tas saya digeledah," katanya.

Dia mengaku maklum dengan adanya pemeriksaan itu setelah sebelumnya terjadi aksi bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon pada Jumat (15/4). "Tidak masalah dilakukan pemeriksaan, itu untuk kepentingan dan kenyamanan bersama," tukasnya.

Bahkan dia mengaku, dirinya sempat akan membuat SKCK pada Jumat (hari nahas bom meledak), namun karena kurang enak perasaan akhirnya dibatalkan dan pada Senin ini baru membuat SKCK anaknya.

"Bener mas, saya tadinya mau mengantar anak membuat SKCK pada hari Jumat, namun entak kenapa saya males dan nggak enak perasaan, eh tahunya ada kejadian bom meledak," katanya.

Hal senada juga dikatakan Heri Suciarto (45) warga Kesenden, dirinya sempat digeledah saat masuk ke Mapolresta mengantar anaknya membuat SKCK dan keterangan sidik jari untuk kepentingan membuat SIM.

"Memang harus begitu, semua tamu yang masuk ke Mapolresta diperiksa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi bom bunuh diri," katanya.

Sementara itu suasana di lokasi kejadian bom bunuh diri di sekitar Masjid Mapolresta Cirebon, tampak petugas masih melakukan pemeriksaan dan masih dilingkari pita garis polisi.

Beberapa wartawan yang akan mengambil gambar lokasi kejadian di dalam masjid belum diperbolehkan oleh penyidik dari Mabes Polri maupun Polda Jabar.***3***

Yuniardi F


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026