Karawang, 15/4 (ANTARA) - Puluhan korban kebakaran di Kampung Jatirasa Tengah, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang tinggal di tenda pengungsian selama lebih dari sebulan, Jumat, mendatangi DPRD setempat, meminta bantuan untuk pembangunan rumah.

"Sebanyak 39 KK di kampung itu kehilangan rumahnya, karena hangus terbakar. Untuk membangun rumahnya lagi, tidak punya uang. Jadi sudah lebih dari sebulan kami tinggal di tenda pengungsian," kata Miftah, salah seorang korban kebakaran Kampung Jatirasa Tengah, di Karawang.

Dikatakannya, kebakaran yang terjadi pada Rabu (9/3) lalu mengakibatkan 24 rumah hangus terbakar. Sebanyak 15 rumah diantaranya rusak total dan sembilan rumah lainnya rusak sebagian.

Akibat peristiwa itu, sebanyak 39 KK yang terdiri dari 126 jiwa di daerah tersebut kehilangan tempat tinggal. Sehingga, mereka terpaksa tinggal di tenda pengungsian selama lebih dari sebulan, tinggal di kontrakan, dan ada pula yang tinggal di rumah saudaranya.
Para korban kebakaran tersebut tinggap di tenda pengungsian, kontarakan dan tinggal di rumah saudaranya, karena belum mampu membangun rumahnya kembali.

Atas hal itu, kata Miftah, para korban kebakaran itu mendatangi DPRD Karawang, untuk meminta kejelasan bantuan dari pemerintah daerah setempat. Sebab, umumnya para korban kebakaran tersebut merupakan masyarakat menengah ke bawah.

"Saat ini, kami (para korban kebakaran) sangat membutuhkan rumah dulu. Kira-kira kapan dan bagaimana solusinya? Sedangkan kami tidak memiliki uang untuk membangun rumah," kata dia.
Ketua Komisi D DPRD Karawang, Nanda Suhanda, mengatakan, pada dasarnya pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk memberi bantuan kepada para korban kebakaran tersebut. Salah satu buktinya, sudah dialokasikan di Bagian Kesra Pemkab Karawang senilai Rp58 juta untuk bantuan korban kebakaran.

Ia mengaku akan mendorong pemerintah daerah agar menambah alokasi bantuan para korban kebakaran, sebab nilai Rp58 juta itu sangat sedikit untuk kebutuhan pembangunan 24 rumah yang hangus terbakar.

"Kami juga dalam waktu dekat akan membahas lebih lanjut di tingkat pimpinan, untuk mengalihkan proyek aspirasi bedah rumah para anggota DPRD Karawang bagi korban kebakaran. Karena masing-masing anggota DPRD sudah mendapat jatah proyek aspirasi dalam bentuk bedah rumah tidak layak huni," kata dia.

Ali K


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026