Konflik yang terjadi di sebagian negara Timur Tengah, seperti di Libya dan Mesir, tidak berpengaruh terhadap pengiriman uang TKI yang sebagian besar wanita asal Cianjur, melalui PT Pos Indonesia Cabang Cianjur.
Pasalnya, mayoritas TKW asal Cianjur itu, bekerja di Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia. Sehingga kiriman uang dari para penghasil devisa tersebut, masih normal.
Supervisor Pemasaran dan SDM PT Pos Indonesia Cabang Cianjur, Yayan Suryana, Kamis, membenarkan hal tersebut.
"Hingga saat ini, proses pengiriman uang TKW yang bekerja di negara Timur Tengah melalui jasa Western Union, masih berjalan normal, meskipun terjadi konflik dibeberapa negara jazirah Arab tersebut," katanya.
Dia menambahkan, terjadinya konflik di beberapa Negara tersebut, tidak berpengaruh, karena sebagian besar TKW asal Cianjur, bekerja di Abu Dhabi dan Arab Saudi.
Meskipun saat ini terjadi konflik di Libya dan Mesir, tidak ada penundaan maupun pengurangan pengiriman uang melalui pihaknya.
Selama Januari 2011, jumlah transaksi pengiriman uang melalui Western Union PT Pos Indonesia Cianjur, tercatat sebanyak 14.789, dengan nilai transaksi mencapai Rp41.337.957.300.
Sedangkan pada Februari, jumlah transaksi sebanyak 13.541 dengan nilai mencapai Rp37.740.068.725. sedangkan untuk bulan Maret, kata dia, masih berjalan, belum direkap.
Dia tidak menampik, kiriman uang TKW paling besar biasanya pada, waktu-waktu tertentu, seperti, Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, dan tahun ajaran baru.
"Pada waktu-waktu tersebut, jumlah dan nilai transaksi sangat besar, bisa mencapai 16-20 ribu transaksi dengan nilai kiriman mencapai Rp100 miliar," tuturnya.
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.