Rumah yang roboh diterjang angin ribut tersebut milik Aih bin Hori (85) dan Samid bin Dasrun (76) nyaris rata dengan tanah setelah diterjang angin dan tertimpa pohon besar yang roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penghuni rumah selamat karena saat angin dan hujan terjadi telah terlebih dahulu keluar dari dalam rumah untuk berlindung di tempat yang lebih aman.
Samid (38) warga yang sempat mengungsikan keluarganya, mengatakan, menjelang sore hujan turun dengan derasnya disertai angin yang sangat kencang.
Khawatir dengan keselamatan keluarganya masing-masing kepala keluarga, mengamankan anggota keluarganya ke tempat yang dinilai aman, saat angin mulai menerbangkan genting-genting rumah.
"Saat anggota keluarga sudah keluar dari dalam rumah saya sempat melihat pohon Tanjung yang ada di belakang rumah roboh dan menimpa rumah," katanya.
Dia menambahkan, tidak bisa berbuat banyak, dan hanya pasrah melihat rumahnya hancur tertimpa pohon besar itu. Selain rumah Samid, rumah Aih pun mengalami nasib serupa, atapnya hancur tak berbentuk dan diding rumah jebol, tertimpa pohon.
Selain dua rumah yang nyaris rata dengan tanah itu, tujuh rumah lainnya, mengalami rusak berat dan ringan. Rata-rata kerusakan terjadi pada atap akibat genting yang beterbangan. Selain itu, kaca-kaca rumah warga pun mengalami retak dan pecah.
Berdasarkan penuturan sejumlah warga kejadian angin kencang disertai hujan deras berlangsung selama tiga jam. Situasi tersebut sempat membuat kepanikan warga sekitar.
Selang beberapa saat angin dan hujan yang berkecamuk berhenti barulah sejumlah warga berani kembali ke rumahnya dan memperbaiki genting yang rusak.
Sedangkan, keluarga Aih dan Samid, terpaksa menumpang sementara di rumah saudaranya, karena rumah keduanya hancur dan tidak dapat di tempati.
Kepala Desa Buniwangi, Mamat Rohimat (43) saat dihubungi membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut namun sembilan rumah milik warga rusak berat dan ringan.
"Saat ini, kami masih menyusun laporan untuk nantinya diajukan ke pihak BPBP, karena ada rumah warga yang roboh dan butuh perbaikan," katanya.
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.