Bandung, 5/2 (ANTARA) - Seorang pengemudi sepeda motor, Fachrudin (43) warga Cimahi Utara meninggal dunia dalam tabrakan yang melibatkan tiga kendaraan di Jembatan Baleendah Jalan Raya Buahbatu - Cipagalo - Baleendah Kabupaten Bandung, Sabtu.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB tersebut melibatkan sepeda motor Nopol D-3089-XU yang dikemudikan korban Fachrudin, Kijang D-1847-YJ dan sebuah angkutan kota jurusan Tegallega - Banjaran Nopol D-1959-YV.

"Sepeda motor itu tergencet dua mobil itu setelah terseret 10 meter, kondisinya mengenaskan dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Iwan, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Kecelakaan di tepian Sungai Citarum itu berawal ketika rombongan pengantin melintas di lokasi kejadian. Kendaraan Toyota Kijang yang dikemudikan H Iwan itu menghindar tabrakan dengan sepeda motor dengan membelok ke arah kanan.

Namun dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikemudikan korban yang juga mencoba menyalip kendaraan di depannya.

Tabrakan tak dapat dihindarkan lagi, sepeda motor warna silver dan merah beserta pengemudinya terseret dan kemudian tertabrak angkot berwarna kuning yang dikemudikan Surya (27) warga Babakan.

Korban Fachrudin meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan kedua mobil yang terlibat rabrakan rusak berat. Pengemudi kedua kendaraan tersebut mengalami luka serius.

Korban meninggal dunia dan luka berat dibawa ke RS Al Ihsan Baleendah. Penanganan lebih lanjut ditangani Unit Laka Lantas Polres Bandung.

Sementara itu pengemudi Toyota Kijang, H Iwan menyebutkan ia berusaha menghindar tabrakan dengan sepeda motor yang menyalip dari arah kiri.

"Saya mencoba menghindari tabrakan, ada motor menyalip dari kiri, namun dari arah depan ada mobil dan tak bisa menghindar lagi," kata H Iwan.

Sementara itu Briptu Nana, dari Unit Laka Lantas Polres Bandung menyebutkan, korban meninggal dunia dibawa ke kamar mayat RS Hasan Sadikin Bandung, sedangkan korban luka dirawat di RS Al Ihsan Baleendah.

"Penyebab kecelakaan itu masih diselidiki," kata Briptu Nana menjelaskan.

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026