"Memang dikhawatirkan ada intimidasi kekerasaan saat perayaan Natal nanti, makanya kami dari PMII siap mengawal dan mengamankan perayaan Natal nanti," kata Ketua PMII Jawa Barat Iwan Setiawan, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu.
Ia mengatakan, PMII selaku organisasi kepemudaan Islam selalu berupaya untuk mewujudkan toleransi antarumat beragama, khususnya pada saat perayaan Natal.
"Memang setiap tahunnya, PMII selalu ikut serta dalam pengamanan perayaan Natal namun untuk tahun ini koordinatornya ada di tangan PMII Kota Bandung," katanya.
Dikatakannya, untuk perayaan Natal biasanya PMII akan bergabung dengan ormas lain yang tergabung dalam Alinasi Kerukunan Antar Umat Beragama atau Akur.
Bahkan sebagai wujud dari sikap menghargai pemeluk agama lainnya, biasanya saat perayaan Natal pihaknya memberikan apresiasi kepada umat Kristiani dengan memberikan kalung bunga kepada pendeta di Gereja Katedral Bandung.
"Biasanya sebagai bentuk apresiasi, kami dan AKUR memberikan kalung bunga sebagai kepada pendeta di Katedral, tapi untuk tahun ini saya belum tahu apakah akan sama jadi coba kontak ketua PMII Kota Bandung," ujar Iwan.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat, akan menerjunkan 12.492 personelnya dalam rangka upaya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2011.
"Ada 12.492 orang yang diterjunkan, itu semuanya dari Polda dan semua Polres di Jawa Barat," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suparni Parto.
Ia mengatakan, personel Polda Jabar tersebut akan disebar di lima wilayah khusus seperti Bandung, Cirebon, Priangan, Purwakarta dan Sukabumi.
Kapolda berharap, dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru 2011 ini masyarakat bisa menjaga keamanan secara bersama-sama.
"Saya berharap kepada semua masyarakat dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru 2011, bisa menjaga keamanan bersama-sama," kata Kapolda.***3***
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.