Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya beberapa orang penumpang angkutan mengalami luka serius dan terpaksa dilarikan ke RSUD Cianjur.
Penyebab kecelakaan tunggal itu, diduga akibat supir mengantuk.
Informasi dihimpun, peristiwa naas yang menimpa angkutan kota yang dikemudikan Makmur (36) itu, terjadi secara dan tiba-tiba. Dimana ketika itu, angkot tiba-tiba melawan arah dan langsung terjun bebas ke sungai yang berada diseberang jalan.
"Kami tidak tahu pasti penyebabnya. Hanya ketika itu, angkot dari arah kota menuju Bojong dalam kecepatannya lambat. Tiba-tiba saja, angkot oleng ke kanan dan langsung masuk ke sungai," kata Huda (43) saksi mata warga sekitar.
Mendapati hal tersebut, warga sekitar langsung berhamburan ke lokasi dan berusaha menyelamatkan penumpang yang terjebak di dalam angkot.
"Sebagian besar penumpang dan supir mengalami luka akibat terkena pecahan kaca mobil yang pecah. Luka yang dialami penumpang cukup serius," tuturnya.
Berdasarkan keterangan penumpang Sri Lestari (53), sebelum angkot terjun ke dalam sungai, sopir mengeluh matanya berkunang-kunang dan tiba-tiba saja menjadi gelap.
Ketika itu, kata dia, yang duduk tepat disebelah supir, sempat mengingatkan sang sopir agar tidak menyetir terlalu ke kanan melewati marka jalan.
"Selang beberapa detik saya mengingatkan supir itu, kemudi angkot berbelok ke arah berlawanan dan langsung terperosok ke sungai," ucapanya.
Meskipun duduk dibagian depan, Sri hanya mengalami luka sobek di telapak tangan dan memar di bagian bahunya. Sedangkan penumpang lainnya, terpaksa dilarikan ke RSUD Cianjur karena menderita luka cukup serius.
Sementara itu, Makmur sopir angkot, belum bisa dimintai keteranganmya karena masih mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD RSUD Cianjur.***3***
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.