Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Jumat, mengatakan, saat ini pemerintah kota masih menginventarisasi ratusan rumah warga yang rusak itu.
"Kami akan segera memberi bantuan pada warga yang tidak mampu," ujarnya.
Pada Kamis malam (21/10) hujan deras yang disertai dengan angin puting beliung melanda daerah tersebut dan mengakibatkan delapan rumah rusak berat dan ratusan rumah lainnya rusak ringan.
Menurut wali kota, tim penanggulangan bencana saat ini terus mengevaluasi dan inventarisasi korban yang ada. "Ini penting untuk menyalurkan bantuan ke lokasi kejadian," katanya.
Ia mengatakan, jika memang diperlukan kepada warga yang ingin membantu dipersilakan. Untuk itu ia juga meminta masyarakat untuk memangkas pohon yang berpotensi membahayakan warga secara swadaya.
"Pohon yang besar dan rawan tumbang hendaknya di pangkas saja," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Yuyun Wirasaputra mengatakan, saat ini pihaknya terus menginvertarisir rumah warga yang rusak di pedalaman.
"Kalau yang mudah dijangkau bisa kita bantu dengan cepat, tapi yang di pedalaman memang agak sulit," ujarnya.
Menurut dia, rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dan ada juga sebagian yang dindingnya rubuh dan retak-retak.
Ia menjelaskan delapan rumah yang mengalami rusak berat berada di RW 6, 7, dan 8, dan 110 rumah rusak ringan di RW 6 kelurahan Curug.
Pihaknya kata dia untuk meringankan beban korban, maka didirikan tenda pengungsian dan juga dapur umum. Namun para korban memilih ditempat tetangga ataupun kerabatnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya mulai mendistribusikan bantuan berupa obat-obatan, makanan.
Feru L
Editor : Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.