Bandung, 21/10 (ANTARA) - Kota Bandung menjadi percontohan untuk penerapan program asuransi kesehatan bagi warga miskin kota yang siap diluncurkan pada awal 2011.

"Kota Bandung akan menjadi 'pilot project' dari Jamkesmas menuju Askes warga tidak mampu. Karenanya kami sedang menggodok akurasi data penerima supaya tepat sasaran," kata Kepala Bappeda Kota Bandung Taufik Rachman di Bandung, Kamis.

Menurut Taufik, persiapan mulai dikordinasikan antardinas terkait mulai Oktober 2010, selain melakukan pembaharuan data.

Dia mengatakan, pihaknya juga merasa perlu menyamakan persepsi antara SKPD terkait, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan serta validitas dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Bappenas.

Sementara untuk pelaksanaan teknis, sepenuhnya menjadi tanggungjawab Dinkes.

Terkait perubahan dari Jamkesmas ke Askes, Taufik menegaskan tidak akan menghentikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi pemegang surat keterangan tidak mampu, selama Askes belum resmi dikeluarkan.

Sementara untuk evaluasi data, kata Taufik, Askes akan menunggu validitasi data terbaru dari Sensus Ekonomi Daerah (Suseda) yang akan muncul pada Desember.

Namun untuk pelayanan sementara, data warga miskin versi BPS tahun 2008 masih digunakan sebagai acuan, yakni 82.432 rumah tangga sasaran di Kota Bandung. ***3***


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026