Mereka dapat mengantongi nama pasangan pasangan calon bupati/wakil bupati Bandung yang akan dipilihnya nanti, kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baleendah, Suryana YUsuf, dari keluarga yang menjenguknya.
"Kerabat dan anggota keluarganya yang menengok para napi itu, menjadi yang menyosialisasikan pasangan calon yang akan dipilihnya itu," ujar Suryana, Selasa.
Karen mereka sudah punya jago yang akan dipilinya itu, lanjut Suryana, maka ada pasangan calon yang tidak memperoleh suara sama sekali meski sempat berkunjung ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) tersebut.
PPK Baleendah tetap mempertahankan TPS khusus di Lapas Narkoba Baleendah karena potensial bagi perolehan suarara Pilkada putaran kedua.
"TPS di Lapas ini memang berbeda dengan TPS yang ada di rumah sakit," Suryana.
Seorang terpidana bisa dipastikan ikut tidaknya mencoblos di TPS itu, lanjut Suryana karena waktu menjalani hukuman yang dijatuhkan kepadanya sudah ditentukan.
Sedangkan di rumah sakit, ujar Suryana ketika didata untuk pendaftaran pemilih pasien tersebut terdaftar, tapi saat pencoblosan ia tidak ada karena sudah sembuh, dan pulang ke rumahnya.
Tiga TPS khusus yang ditiadakan KPU Kabupaten Bandung dalam Pilkada 2010 Kabupaten Bandung, kata Suryana, yakni TPS Rumah sSakit Ebah Majalaya, TPS Al Ihsan dan TPS Rumah Sakit Soreang.
304 dari 600 penghuni Lapas tersebut yang tercatat dalam DPT, ujar Suryana dipastikan akan menyalurkan hak politiknya di TPS khusus 30.
Sisanya, 296 narapidana tidak dapat menyalurkan hak pilih, karena mereka dikenai hukuman lebih dari lima tahun penjara..***1***
(U.pso-156/C/Y008/Y008) 05-10-2010 23:10:24
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.