Bandung, 20/9 (ANTARA) - PT Bank Jabar Banten membukukan realisasi volume usaha sebesar Rp41 triliun atau melampaui target hingga akhir 2010 sebesar Rp40 triliun.

"Ekspansi terus dilakukan, meskipun target total asset atau volume usaha sudah tercapai pada delapan bulan pertama ini, salah satunya di sektor penyaluran kredit UMKM," kata Direktur Utama PT Bank Jabar Banten Agus Ruswendi di Bandung, Senin.

Selain itu, berdasarkan neraca terakhir bank itu per Agustus 2010, realisasi laba sebelum pajak mencapai Rp933,7 miliar.

Realisasi laba dalam delapan bulan 2010 itu telah mencapai 95 persen dari target akhir tahun sebesar Rp976 miliar.

Terkait penyaluran kredit pinjaman selama 2010, BJB menargetkan sebesar Rp24 triliun, termasuk kredit untuk UMKM yang merupakan salah satu fokus bank yang sejak dua bulan lalu masuk ke pasar bursa (BEJ) itu.

"Hingga Agustus 2010, realisasi penyaluran pinjaman mencapai 20,86 triliun, selain menyalurkan kredit ke sektor UMKM juga aktif menyalurkan KUR," kata Agus Ruswendi.

BJB menargetkan penyaluran KUR pada 2010 mencapai Rp1 triliun, dan per Agustus 2010 telah mencapai Rp350 miliar. BJB baru menyalurkan pinjaman tanpa anggunan yang digulirkan pemerintah itu pada Juni 2010.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan berharap BJB kian gencar melakukan ekspansi penyaluran kredit UMKM termasuk menggejot realisasi penyaluran KUR.

"Secara umum pertumbuhan kredit bagi sektor riil oleh BJB terus meningkat, saat ini sekitar 35 persen disalurkan ke sektor produktif itu, termasuk UMKM," kata Gubernur Heryawan.

Perbankan , kata Heryawan, mempunyai peran untuk menggerakkan dan mendorong perekonomian, terutama mendorong pertumbuhan pelaku usaha.

"Pemprov Jabar memfasilitasi dengan memberikan bantuan hibah bagi UMKM, diharapkan perbankan bisa melanjutkannya dengan mendorong pertumbuhan pelaku usahanya," kata Gubernur Jabar.***2***


(U.S033/B/N002/N002) 20-09-2010 18:16:10


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026