Antrean panjang berbagai macam jenis kendaraan, sepeda motor, mobil dan bus tersebut terjadi dari daerah Nyalindung, depan Bataliyon Infantri 330, hingga mencapai wilayah Kabupetan Garut.
Meski tidak sepadat hari Rabu (8/9), namun tercatat beberapa kali antrean kendaraan tersebut sempat terhenti total. Jalur lama Nagreg dan Lingkar Nagreg pun masih tetap diberlakukan satu arah.
Seperti hari sebelumnya, kendaraan yang datang dari arah Garut dan Tasikmalaya yang didominasi kendaraan bus kosong tujuan Jakarta tidak sebanyak, dibanding kendaraan yang dari arah Bandung.
Wakapolda Jabar, Mayjen. R Budi W, Kamis pagi di depan SDN Nagreg III membenarkan kondisi lalu lintas H-1 lebih berkurang dibanding H-2.
"Ya, meskipun padat tapi tidak seperti hari kemarin, ini saya lihat masih bisa lancar," kata dia.
Wakalpolda pun datang dengan menenteng kameranya, dia mengaku hobi dengan fotograpy, dan pada saat arus mudik tersebut ingin mengabadikan dengan hasil jepretannya sendiri.
Dari hasil pantauan di lokasi Nagreg, makin siang kendaraan dari arah Timur pun agak meningkat, namun hanya bus dan kenmdaraan umum, sedangkan sepeda motor jumlahnya sangat jauh berbeda dengan dari arah Bandung. ***1***
(T.PSO-226/B/Y003/Y003) 09-09-2010 08:25:24
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.