Bandung, 7/9 (ANTARA) - Sejumlah operator bus di Terminal Cicaheum Bandung, mengeluhkan adanya kegiatan mudik bersama yang dilakukan oleh sejumlah sponsor tertentu saat mudik Lebaran tahun 2010 kali ini.

Hal ini dikarenakan dalam kegiatan mudik bersama tersebut, banyak dilakukan oleh beberapa sponsor banyak merugikan pemilik perusahaan bus, kata Yunus pengurus operator Bus Budiman di Bandung, Selasa.

Dia mengatakan, jika mobil bus yang ada di terminal tersebut tidak mendapat kesempatan mengangkut penumpang, maka tidak akan kita siagakan di terminal, melainkan akan disewakan, karena penyewaan armada bus saat libur Lebaran lebih menjajikan.

"Kita berharap agar operator bus diperhatikan juga oleh pemerintah, jangan hanya mengandalkan pihak sponsor yang mencarter bus sebanyak ratusan bus, tetapi menelantarkan supir serta pengusaha bus," papar Yunus.

Mudik bersama dengan sponsor sendiri, biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar skala internasional, namun seiring banyaknya jumlah pekerja, banyak perusahaan kecil pun ikut melakukan program mudik bersama.

Kepala Terminal Cicaheum Sondang Saragih membenarkan, jika mudik bersama sponsor tertentu tersebut, mengurangi jumlah data pemudik setiap tahunnya, namun ini bukan menjadi hal yang serius, karena konsumen pengguna bus masih banyak.

"Meski setiap tahunnya sekitar 50.000 pemudik menggunakan jasa mudik gratis dengan sponsor tertentu, pengguna jasa bus ekonomi dan non ekonomi masih tetap tinggi animonya, terlebih menjelang hari H lebaran, seperti H-1 mendatang diprediksi sejumlah bus-bus jarak dekat tujuan Garut, Sumedang akan meningkat tajam," ujar Sondang.

Di Bandung kegiatan mudik bersama, baru dilakukan oleh beberapa sponsor yang melakukan kegiatan tersebut, ini juga dikarenakan Bandung bukan menjadi tempat banyak berdiri perusahaan-perusahaan besar seperti di Jakarta.***2***


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026