Program tersebut, ditujukan bagi pemuda di perkampungan yang mempunyai niat membangun keluarga sakinah, mawadah dan warohmah, katanya saat memberikan sambutan pada acara peresmian lima titik kran gratis di Kampung Berenuk, Kecamatan Cianjur, Jabar, Minggu.
"Selama saya melakukan saba (keliling ) desa, ternyata permintaan masyarakat tidak hanya Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang di gratiskan, tetapi juga pernikahan gratis," ujarnya.
Pemberlakukan program nikah gratis tersebut, kata orang nomor satu di Cianjur itu, sangat masuk akal. Saat ini, banyak pasangan muda mudi menjalin hubungan alias pacaran.
Untuk menghindari perbuatan yang dilarang agama atau melakukan maksiat dan menghindari tuduhan orang lain, pihaknya menilai lebih baik pasangan muda mudi tersebut, menjalin mahligai rumah tangga dengan cara menikah.
"Kalau memang sudah niatan menikah, silahkan datang pada saya, tetapi dengan catatan pernikahan ini, merupakan yang pertama bagi mereka yang ingin ikut program nikah gratis," ucapnya.***1***
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.