Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran KBB mencatat setidaknya terdapat empat kali kebakaran yang terjadi karena semak belukar tahun 2009.
Menurut Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) KBB, Dadang Dahyar, Jumat, mengatakan di wilayah KBB banyak terdapat daerah yang tumbuh ilalang.
Disaat musim kemarau tiba akibat sikap orang yang tidak bertanggung jawab dengan membuang puntung rokok sembarangan telah menyebabkan kebakaran ilalang.
"Makanya, kita inginkan kejadian dengan terbakar ilalang yang dapat menggangu aktivitas manusia dan merusak ekosistem alam tidak kembali terjadi," kata Dadang.
Ilalang yang tumbuh di sepanjang jalan tol juga sangat rentan terbakar. Mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran di jalan Tol Cipularang, PT. Jasa Marga dan UPTD Damkar KBB telah menjalin kerjasama.
"Kita mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan diakibatkan oleh kebakaran ilalang. Sebab, KBB merupakan daerah yang masih memiliki banyak hutan," ujarnya.
Selain kebakaran ilalang, kebakaran rumah dan pabrik mendominasi jumlah kebakaran sepanjang tahun 2009. Tahun lalu terjadi 34 kali kejadian kebakaran, tujuh diantaranya kebakaran pabrik yang menimbulkan kerugian di atas Rp9 miliar.
Menurut Dadang, sebagian besar industri di KBB pun belum memiliki alat pencegahan kebakaran yang sesuai standar. Padahal, aktivitas industri memiliki risiko tinggi mengalami kebakaran.
"Setiap perusahaan seharusnya memiliki mekanisme penanggulangan kebakaran yang sesuai dengan standar untuk perusahaan. Karena setiap perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 500 orang harus memiliki manajemen pencegahan kebakaran," imbuh Dadang.
Dikatakannya, dengan adanya manajemen pencegahan kebakaran, secara langsung perusahaan memiliki tim terlatih yang bertugas melakukan penanganan pertama saat terjadi kebakaran. Karena itu, keberadaan hydran dan "smoke detector" merupakan kelengkapan yang harus dimiliki perusahaan.
Menurut Dadang, pada dasarnya UPTD Kebakaran KBB akan berupaya menyosialisasikan pentingnya manejemen pencegahan kebakaran kepada perusahaan. "Kita sedang mempersiapkan perda yang berhubungan dengan pencegahan kebakaran ini," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan bimbingan teknis tentang pencegahan dan penanganan bahaya kebakaran terhadap perusahaan. Penanganan pencegahan terhadap permukiman penduduk dan pasar merupakan bagian yang tidak kalah penting.***3***
(U.pso-215/B/Y003/Y003) 27-08-2010 16:40:52
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.