Soreang, 15/8 (ANTARA) - Masyarakat Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengeluhkan rencana pemerintah yang hanya memperbaiki jalan sepanjang 400 meter dari 1,5 kilometer jalan yang rusak tersebut.
Mereka juga menilai pemerintah seakan tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat yang terbilang sangat vital tersebut, karena di jalan itu berdiri bangunan Lembaga Pemasyarakata (Lapas) Narkoba.

"Keluhan warga itu cukup beralasan, karena jalan yang akan diperbaiki itu merupakan jalan hidup. Setiap hari dilalui ratusan kendaraan roda dua dan empat, baik miliki pejabat maupun pegawai Lapas dan milik pembesuk tahanan," kata Lurah Wargamekar, Mukjijat, Minggu.

Selama ini lurah hanya dapat menampung aspirasi dan keluhan warga itu, karena kapasitas kelurahan beda dengan desa, sehingga keluhan itu harus dibahas dulu kemudian dilanjutkan kepada instansi yang berwenang.

Salah seorang warga Kelurahan Wargamekar, Wildandi Kurnia, berharap perbaikan jalan akhir Agustus 2010 oleh Pemerintah Kabupaten Bandung itu, tidak hanya sepanjang 400 meter melainkan mencakup semua jalan yang rusak tersebut.

"Mengingat manfaat jalan itu yang sangat membantu pertumbuhuhan ekonomi warga, karena langsung menghubungkan Kelurahan Wargamekar dengan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang," kata Wildandi.

Ia pun mengungkapkan keberadan Lapas secara tidak langsung membangkitkan tarap hidup masyarakat setempat, karena selain bisa membangun warung atau lahan usaha lainnya dekat bangunan itu, juga harga jual tanah pun terangkat.

Karena itu, menurut Wildani pemerintah tidak perlu ragu untuk memperbaiki jalan rusak sepanjang 1,5 kilometer dari total keseluruhan 3 kilometer itu agar tembus ke Kota Baru Tegalluar.***2***

Ayi


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026