Kapolres Cimahi, AKBP Rusdi Hartono, Minggu, mengatakan pada bulan Ramadhan hingga menjelang lebaran Idul Fitri 1431 H dipastikan transaksi keuangan secara kontan bakal meningkat dan untuk itu petugas siap melakukan pengawalan.
Pengawalan petugas sebagai langkah antisipasi sehubungan meningkatnya kebutuhan menjelang lebaran yang bisa menciptakan kondisi rawan terjadinya tindak kriminal perampokan.
"Silakan ajukan permohonan pengawalan kepada kami, jangan takut untuk bayar karena pengawalan tidak dipungut biaya alias gratis," tegas Kapolresta Cimahi.
Kapolres meminta, warga tidak perlu ragu-ragu jika ingin mendapatkan pengawalan saat mengambil uang, termasuk mengambil uang dalam jumlah sedikit tetapi merasa takut menjadi korban perampokan, silahkan bisa menghubungi nomor telepon yang telah dipasang dalam imbauan.
"Kita tidak menentukan batasan penarikan uang yang bisa kita berikan pengawalan. Silakan saja hubungi nomor telepon, saya jamin petugas tidak akan memungut bayaran," tegasnya.
Dia menambahkan, saat ini koordinasi antarjajaran kepolisian juga telah cukup terjalin bagus dalam hal pengawalan nasabah bank. Bahkan jika pengawalan dilakukan ke luar wilayah Cimahi, anggota kepolisian dari tempat yang dituju bisa saja bergantian mengawal.
Sementara untuk pengawalan sampai ke luar Kota Cimahi, dikatakan, hal itu masih bisa dilakukan oleh anggotanya jika memang jumlah personel mencukupi atau dengan cara melakukan koordinasi dengan petugas kepolisian di daerah yang dituju.
Untuk pengembangan berikutnya, pihaknya juga akan memasang imbauan khusus bagi warga dan dengan adanya imbauan tersebut, pihaknya berharap warga masyarakat dapat proaktif ikut membantu polisi jika ada hal-hal yang mencurigakan.
Jajaran Polres Cimahi juga melakukan razia PSK, miras, narkoba, petasan, akan terus ditingkatkan.
"Ini dilakukan semata-mata untuk menciptakan suasana kondusif bagi meraka yang menjalani ibadah puasa," kata Rusdi seraya menambahkan pihaknya juga meningkatkan patroli keamanan di lingkungan pemukiman warga. ***1***
(U.pso-215/B/M019/M019) 15-08-2010 11:57:30
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.