Diskopindagtan membawa sejumlah sampel daging untuk diperiksa usai melakukan sidak di Pasar Tradisional, Pasar Antri Cimahi, Senin.
Dalam sidak itu ditemukan daging ayam dab daging sapi yang telah berwarna biru, bahkan berulat, tetapi masih dijual kepada konsumen, bahkan Diskopindagtan juga menemukan daging ayam yang diduga telah mati saat disembelih.
Kepala Diskopindagtan Kota Cimahi Efi Akhmad mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat teguran terhadap para pedagang, berupa peringatan keras untuk tidak lagi menjual daging tidak sehat yang bisa membahayakan konsumen apalagi mengingat saat ini tengah terjadi peningkatan permintaan konsumen terhadap komoditas daging.
"Pedagang tersebut sebenarnya sudah melanggar Pasal 21 UU No 7 Tahun 1996 tentang Pangan karena menjual makanan yang tidak laik dikonsumsi. Ancamannya, berupa pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp600 juta. Namun kami masih memberikan pembinaan terhadap pedagang. Jadi masih ada kesempatan mereka untuk berubah," sebut dia.
Efi menjelaskan, pasokan daging untuk Cimahi masih bergantung pada Kota Bandung, Oleh karenanya, untuk menyelesaikan persoalan ini, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. "Pedagang tergantung pada pasokan dari daerah lain," katanya.
Menurut dia, komponen utama daging sapi adalah protein. Bila sudah membusuk, selain tidak mengandung protein sama sekali, daging juga mudah ditempati bakteri, virus dan hewan bersel satu seperti protozoa, yang apabila dikonsumsi sangat rentan menimbulkan penyakit.
Selain itu, tambahnya, di dalam daging busuk juga terdapat bakteri yang membahayakan tubuh manusia. Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat mengonsumsi daging busuk adalah mual, muntah, diare sampai keracunan yang berefek pada kematian.
Sementara itu, di Pasar Antri Cimahi, permintaan daging meingkat. Para pedagang mempredikasi puncak permintaan daging terjadi pada Selasa (10/8).
Pedagang bisa menjual 4 sapi dari biasanya yang hanya 1 atau 2 ekor. Di pasar Antri, daging dijual seharga Rp58-60 ribu per kilogram. Sementara ayam Rp27 ribu per kilogram. Harga ayam mengalami kenaikan sejak 10 hari terakhir.***3***
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.