Kepala Bidang Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kota Tasikmalaya, Euis Curliati, Kamis, mengatakan persediaan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan Puasa akan terpenuhi.
Meskipun, kata Euis kebutuhan pokok masyarakat diprediksi dari beberapa harga sayuran dan kebutuhan pokok lainnya akan mengalami kenaikan memasuki bulan Puasa.
Menurut dia, kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat akibat beberapa faktor yakni seperti dampak cuaca sering terjadinya hujan sehingga menghambat pendistribusian juga membusuknya sayuran.
Selain itu, kenaikan harga, kata Euis dipicu dampak dari kenaikan tarif dasar listrik sehingga banyak distributor bahan pokok menyelaraskan harga dengan beban pengeluaran biaya dari tagihan listrik.
"Kebutuhan masyarakat yang meningkat, apalagi saat musim hajatan, banyak masyarakat yang membeli banyak kebutuhan bahan pokok ," katanya.
Antisipasi kenaikan harga pokok itu, Euis sudah merencanakan menggelar operasi pasar murah, saat memasuki bulan Puasa, bahkan terus melakukan pemantauan harga setiap pekannya.
"Pemantauan harga di pasar sudah kami lakukan setiap minggunya, bahkan dalam satu minggu itu bisa dua kali," katanya.
Sementara itu, beberapa harga kebutuhan pokok masyarakat yang diprediksi mengalami kenaikan saat mendekati dan pada bulan Puasa, kata Euis diantaranya beras, bawang, gula, daging sapi, dan minyak goreng.
Sedangkan beberapa harga yang mengalami kenaikan berdasarkan catatan sepekan terakhir, kata dia yakni gula pasir dari Rp9.000 menjadi Rp11.000 per Kg, telur ayam Rp12.000 menjadi Rp14.500 per Kg.
Harga beras rata-rata mengalami kenaikan berkisar Rp500 hingga Rp1.000 per Kg dari harga beras antara Rp5.500 per Kg dan Rp6.000 per Kg.***2***
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.