Bogor, 29/7 (ANTARA) - Sekitar 80 warga mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bogor, Kamis, menuntut perbaikan jalan di Kelurahan Rancamaya.

Warga meminta anggota Dewan memperhatikan pembangunan di Kelurahan Rancamaya, khususnya pembangunan jalan yang kurang mendapat perhatian oleh Pemerintah Kota Bogor.

Warga bersama-sama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor datang dengan menggunakan lima angkutan umum dan satu unit mobil bok sebagai panggung orasi.

Mereka menyampaikan aspirasinya lewat pengeras suara. Warga juga membawa umbul-umbul dan poster berisikan aspirasi mereka.

Usai berorasi, puluhan warga diterima Ketua Komisi C Yus Ruswandi dan beberapa anggota dewan dari beberapa fraksi.

Dalam audiensinya dengan anggota dewan yang juga dihadiri perwakilan dari Bina Marga, warga mengungkapkan permasalahan di Rancamaya mulai dari pembangunan jalan yang tidak pernah mendapat perbaikan.

"Sudah lima tahun jalan di kawasan Rancamaya rusak dan tidak diperbaiki sampai sekarang," ujar Daeng Ali Magfud, Ketua RW 4 Kelurahan Rancamaya.

Menurut Parman, salah seorang warga, kerusakan jalan di Kelurahan Rancamaya hampir 85 persen, dan yang sangat memprihatinkan adalah jalan di depan sekolah-sekolah yang dikhawatirkan akan menimbulkan banyak kecelakaan.

"Hampir 85 persen jalan di Rancamaya rusak parah. Padahal jalan ini adalah jalan alternatif menghubungkan ke Warung Nangka tembus ke Cicuruk," ujarnya.

Warga juga mengeluhkan perbaikan jalan di Rancamaya tidak seperti di kawasan Cipaku yang hampir setiap bulan diperbaiki dengan cara tambal sulam.

"Kami menginginkan perbaikan permanen," ucap Parman di depan anggota dewan.

Menanggapi keluhan warga, ketua komisi C Yus Ruswandi menerima aspirasi warga dan akan melakukan pengecekan permasalahan yang ada.

Yus mengatakan, pihaknya sudah memperjuangkan anggaran pembangunan untuk semua daerah.

Usai beraudiensi dengan anggota dewan, warga pun membubarkan diri.

Laily R


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026