Cirebon, 27/7 (ANTARA) - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisisonal di Cirebon, Jawa Barat hingga Selasa mulai bervariasi antara Rp60 ribu per kilogram dan Rp70 per kilogram.

Seorang pedagang di Pasar Kramat Cirebon Sofinah, Selasa, mengatakan bervariasinya harga daging sapi tersebut karena kualitas daging.

Ia menyebutkan harga daging sapi "as dalam" yakni daging nomor satu, harganya bisa mencapai Rp70 ribu per kilogram.

Sementara daging biasa, antara lain terdapat sedikit gajih (lemak) harganya masih normal yakni Rp60 ribu per kilogram.

Pedagang lain di Pasar Gunung Sari Cirebon Faridah mengatakan di tempatnya harga sapi bagian "as dalam" masih bertahan pada posisi Rp64 ribu per kilogram.

Sedangkan daging sapi biasa, menurut dia, harganya Rp60 ribu kilogram.

Menurut kedua pedagang itu, harga daging sapi biasanya akan naik menjelang bulan puasa Ramadhan.

Begitu juga dengan daging ayam bertahan pada harga Rp25 ribu per kilogram.

"Sudah seminggu harga daging ayam tidak pernah turun. Semula harganya Rp22.000 per kilogram, kini Rp25 ribu per kilogram dan belum ada tanda-tanda akan turun," kata pedagang di Pasar Jagasatru Cirebon Ipang.

Naiknya harga daging ayam tersebut karena pasokan terbatas. "Saya biasanya menghabiskan antara 75 sampai 150 kilogram, tetapi kini rata-rata hanya sekitar 50 kilogram per hari," katanya.

Di pihak lain, harga sayur-sayuran pada umumnya normal, kecuali bawang merah dan bawang putih masih bertahan pada posisi tinggi.

Bawang merah masih Rp15 ribu per kilogram dan bawang putih masih bertahan Rp28 ribu per kilogram.

Dikatakannya, untuk bawang merah masih bergerak antara Rp14.500 per kilogram, tetapi bawang putih tetap bertahan pada posisi Rp28 ribu per kilogram.

"Pasokan bawang merah tampaknya terbatas, sehingga harga tetap bertahan pada posisi tinggi," tambahnya. ***2***

Yasad A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026