Depok, 7/7 (ANTARA) - Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Drs. H. M. Jusuf Kalla akan memberikan kuliah umum di Gedung H. Lantai 4, Pusat Krisis (Puskris) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
"Jusuf Kalla akan memaparkan tentang kemanusiaan dan penanggulangan bencana," kata Humas Pusat Krisis, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Whinda Yustisia, Rabu.
         Whinda mengatakan kuliah umum akan diadakan Kamis (8/7), mulai pukul 10.00-14.45 WIB. Selain kuliah umum juga akan digelar seminar dengan tema 'Relawan Penanggulangan Bencana Menggerakkan  Kekuatan  Kepedulian  Bangsa'.
          Dikatakannya seminar akan menampilkan pembicara dengan narasumber Syamsul Maarif, (Kepala Badan  Nasional  Penanggulangan Bencana), Muhammad Muas, S.H. (Ketua  Bidang  Relawan  Palang Merah Indonesia), Dicky Pelupessy (Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI).
          Ia menjelaskan Puskris Fakultas Psikologi UI adalah lembaga pelayanan masyarakat berbasis riset yang berfokus melakukan kajian dan memberikan dukungan psikososial bagi masyarakat yang mengalami bencana.
          Dalam rangka menjalankan misi kajiannya, Puskris melakukan berbagai penelitian. Seminar tersebut untuk mempertemukan berbagai pihak yang memiliki pengalaman dalam kegiatan kerelawanan untuk saling berbagi informasi mengenai berbagai usaha yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kualitas relawan dalam membantu korban bencana.
          Lebih lanjut ia mengatakan seminar tersebut akan dipaparkan hasil penelitian yang dilakukan Puskris Fakultas Psikologi UI pada Februari 2010 lalu, pada relawan penanggulangan bencana di Indonesia untuk memperoleh gambaran umum mengenai aspek psikologis relawan.
          Whinda menjelaskan Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia berdiri sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.
          Dikatakannya seiring dengan meluasnya konflik sosial bernuansa SARA di berbagai daerah di Indonesia menuntut Pusat Krisis untuk mampu merespons terhadap kebutuhan layanan dan bantuan psikologi yang sangat tinggi bagi komunitas di daerah pasca konflik.
          "Hal inilah yang membuat Pusat Krisis tidak hanya sekedar memberikan saran maupun pemikiran terhadap fenomena sosial-ekonomi-politik yang terjadi, tetapi juga melakukan kegiatan intervensi langsung di berbagai daerah konflik di Indonesia," katanya.
          Sampai saat ini, kata dia Puskris telah memberikan pelayananan di berbagai daerah di Indonesia, antara lain Nanggroe Aceh Darussalam, Yogyakarta, Maluku Utara, Ternate, Ambon, Palu, Poso, Pontianak, Buton, Manado, Jakarta dan Depok.
          Puskris bekerjasama dengan UNICEF, KOMNAS Perlindungan Anak, PT. Vico, Departemen Kesehatan, Ditjen Dikdesmen Depdiknas RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan RI, Persekutuan Gereja di Indonesia.
          Selain itu juga dengan Yayasan Cinta Bangsa, Forum Baguala Salahutu, Jesuit Refugee Service Ambon (JRS) Ambon, Word Vision Indonesia, Pusat Pemberdayaan Rekonsiliasi Perdamaian.


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026