"Kuliah Kerja Nyata Universitas Indonesia (K2N UI) merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan wujud pengabdian UI kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono, di Depok, Senin.
Selain itu, tujuan K2N UI adalah untuk membangkitkan rasa cinta Tanah Air mahasiswa UI, mengembangkan "soft skill" mahasiswa dan mendorong jiwa kemandirian dan semangat pemberdayaan masyarakat.
Vishnu mengatakan, peserta K2N UI 2010 diseleksi melalui beberapa tahapan yakni tahap pertama seleksi penulisan esai mengenai titik-titik lokasi K2N 2010.
Kemudian, tahap kedua yaitu tahap wawancara, dan tahap ketiga, yaitu pengujian kemampuan renang di laut Tanjung Pasir, Tangerang, dan tahap keempat yaitu tes kesehatan meliputi tes bebas narkoba, bebas minuman keras dan bebas merokok.
"Para peserta K2N UI 2010 berasal dari 10 Fakultas, di mana 10-15 mahasiswa akan ditempatkan di setiap titik dengan didampingi oleh dosen pembimbing dan pendamping lapangan," ujarnya.
Menurut dia, K2N UI akan dilaksanakan pada 1-31 Juli 2010 di Kabupaten Merauke, titik nol Sabang, Kota Sabang, Provinsi Aceh, Pulau Subi Kecil, Kabupaten Natuna, Entikong Kabupaten Sanggau, Tg. Dato, Kabupaten Sambas, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Pulau Morotai, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Pulau Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Pulau Lirang, Kabupaten Maluku Barat Daya, Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur,, dan Meos Befondi, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua.
"Pembukaan K2N UI 2010 dilakukan di Kecamatan Sota, Kabupaten Merauke sebagai simbolisasi matahari terbit," ujarnya.
Lebih lanjut Vishnu mengatakan, program K2N UI 2010 terdiri atas dua program utama yaitu program kerja rutin dan program kerja kelompok.
Program kerja rutin meliputi delapan program yaitu rumah baca, bernyanyi, mendongeng, dan bermain permainan tradisional anak, melayani Lansia dan menjenguk orang sakit, penyuluhan tentang bahaya narkoba, minuman keras dan HIV/AIDS.
Selanjutnya, penyuluhan hukum, penyuluhan kesehatan gizi serta KB untuk perempuan, penyuluhan kebersihan untuk anak sekolah, dan penyuluhan kesehatan tentang lingkungan, termasuk pemanfaatan pekarangan) dan KB untuk lelaki.
Sedangkan, program kerja kelompok terdiri atas 10 program yakni program air bersih, program jamban sehat, penguatan arsitektur tradisional, kuliner laut, menggali potensi wisata bahari, alam dan budaya, pelatihan Bahasa Inggris untuk anak sekolah dan pelatihan manajemen serta koperasi, makanan dan minuman tradisional, kerajinan tangan, maksimalisasi kelapa, pemberdayaan perempuan melalui tata rias dan tata busana.
Feru L
Editor : Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.