Bandung, 18/4 (ANTARA) - Fenomena angin puting beliung di wilayah Jawa Barat dalam empat bulan terakhir cukup tinggi dibandingkan periode sama tahun 2009.

"Laporan kejadian puting beliung dengan kerusakan signifikan rata-rata satu hingga dua laporan setiap minggu. Bahkan beberapa kejadian terjadi lebih dari dua kejadian seminggu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Sigit Ujuwalaprana di Bandung, Minggu.

Ia menyebutkan, kejadian puting beliung itu hampir merata di semua kawasan di Jawa Barat, terutama di kawasan Jabar Selatan. Daerah itu memang termasuk kawasan rawan angin puting beliung, namun tahun ini intensitasnya lebih banyak lagi.

Sigit mengakui belum mengetahui penyebab peningkatan peristiwa angin puting beliung di Jawa Barat itu. Namun menurut dia biasanya angin puting beliung biasa terjadi pada masa pergantian musim dari kemarau ke hujan atau sebaliknya.

Beberapa kejadian angin puting beliung di Jawa Barat menimbulkan kerusakan rumah penduduk dan sarana umum lainnya.

"Nilai kerugian akibat puting beliung di Jabar tahun ini lebih besar karena kejadian dan kerusakannya lebih besar. Rata-rata setiap kejadian mengakibatkan robohnya rumah penduduk atau minimal menimbulkan kerusakan," katanya.

Meski demikian, kata Sigit pihaknya belum bisa memprediksi secara pasti nilai kerugian akibat puting beliung itu.

"Kerugiannya masih dihitung, namun berdasarkan laporan yang masuk setiap kejadian selalu menimbulkan kerusakan," kata Sigit.

Sementara itu data bencana alam akibat puting beliung di Jawa Barat menyebutkan peristiwa alam itu terjadi di kawasan Sukabumi, Kabupaten Bandung, Ciamis, Tasimalaya, Cianjur, Sumedang, Subang, Majalengka, Garut dan di beberapa daerah lainnya.

"Berdasarkan laporan yang masuk, kejadian puting beliung paling banyak di kawasan Priangan dan Cianjur," kata Kepala BPBD Jabar itu menambahkan.

Selain puting beliung, Jawa Barat juga rawan bencana alam gerakan tanah atau longsor, gunung api, banjir, kekeringan dan gempa bumi.

Pemprov Jawa Barat sendiri menganggarkan dana penanggulangan bencana di Jawa Barat senilai Rp75 miliar pada 2010.

(U.S033/B/M019/M019) 18-04-2010 16:49:19


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026