Menurut Kapolwiltabes Bandung Imam Budi Supeno, yang ditemui di sektar Gedung Sate, selain pasukan yang bersiaga di Gedung Sate, di setiap polres telah bersiap satu unit dalmas yang terdiri atas sekitar 100 polisi untuk bersiaga.
"Di setiap polres kami menyiapkan 100 anggota kepolisian yang siap untuk diterjunkan ke lapangan. Selain itu kami juga pasti selalu berjaga-jaga di setiap titik rawan kota Bandung seperti di Gedung Sate dan sekitar BIP (Bandung Indah Plaza)," Katanya.
Kesiapan dan kesigapan dari jajaran kepolisian di Kota Bandung untuk mengamankan aksi demonstrasi juga untuk menjaga ketertiban demonstrasi dan menjaga kelancaran lalu lintas.
"Selain agar demonstrasi berjalan dengan aman dan tertib, kami juga menjaga agar masyarakat tidak terganggu dan lalu lintas berjalan dengan lancar," lanjutnya.
Kesigapan ini adalah upaya untuk mencegah oknum-oknum yang membuat onar dan menggangu ketertiban dari demonstrasi yang sedang berlangsung.
"Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan demonstrasi sebagai alat untuk membuat onar," tambah Kapolwiltabes Kota Bandung saat ditemui di Gedung Sate.
Diperkirakan hari ini unjuk rasa dilakukan mahasiswa yang berasal dari UKM beberapa universitas.
(anka)
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.