Dengan berbasiskan lingkungan, kesehatan dan pendidikan sebagai wahana pemberdayaan kepemimpinan pemuda di kedua desa tersebut, yang akan berlangsung hingga 2014 mendatang, ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten setempat, H. Komar. M, M.Pd, Senin.
Sehingga berakhirnya pelaksanaan pertukaran pemuda Kanada dan Indonesia pada 25 Februari lalu, merupakan awal pengembangan program kepemimpinan pemuda melalui kegiatan "comunity development", didukung swadana dan anggaran pembinaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, katanya.
Bahkan diharapkan bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian pendidikan Kanada juga pasokan kontribusi dari APBD kabupaten Garut, imbuh Komar.
Sebelumnya pelaksanaan program pertukaran Pemuda Indonesia - Kanada, selama hampir tiga bulan di desa Cikandang serta Depok telah berakhir, Kamis (25/2) dilepas Wakil Bupati R. Dicki Candra.
Alberta Linderova asal Alberta Kanada kepada ANTARA di gedung Pendopo kabupaten setempat, mengatakan sangat senang dan bangga bisa belajar pencak silat dengan menguasai jurus-jurusnya, bahkan berhasil ditampilkan pada perhelatan perpisahan dan pelepasan ini.
Dia pun sempat belajar seni karawitan, tembang kawih serta seni degung, sedangkan selama berada di pedesaan setiap hari memberikan pelajaran tambahan bahasa Inggris dan matematika di SD, SMP dan SMA juga ikut serta pada kegiatan bhakti sosial lainnya.
Diantaranya pembuatan tempat sampah percontohan, berbahan baku bambu yang bisa tertutup rapat yang diklasifikasikan berdasarkan jenis organik, anorganik, termasuk sampah plastik serta sampah optik atau kaca, katanya.
Alberta juga sesekali bertutur dengan bahasa sunda dialeg Kanada, mencerierakan asyiknya berlatih tarian jaipongan dengan mengenakan pakaian adat khas sunda, sambil menyempatkan diri mengajar masyarakat cara memproduk kompos secara efektif dan efisien.
Menurut dia, warga desa Cikandang Cikajang sangat ramah dan berbaik hati, namun kalangan anak mudanya kurang kompak jika orang tua mereka bergotong royong bekerja bhakti.
Kondisi tersebut, juga diungkapkan R. Sroyer(19) pendaping dari Manokwari provinsi Papua Barat, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Papua ini, terkesan dengan keramahan masyarakat serta indahnya panorama gunungapi Papandayan, hamparan perkebunan teh serta air terjun Curug Orok.
John D Hidayat
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.