Sekurangnya 150 personil dari berbagai elemen institusi termasuk kalangan pendaki gunung kawakan, sejak Minggu pagi kembali menelusuri gunung setinggi 2.820 mdpl, kata Komandan Regu Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung WANADRI, Arif Budiman.
Bahkan lima personil WANDARI sejak Jumat malam menyebar pada radius 60 km2 kawasan gunung Cikuray, kemudian hari ini kembali memberangkatkan tiga personil, sedangkan tiga personil lainnya berada pada posisi Posko Komunikasi kampung Pamoyanan (1.296 mdpl), katanya.
"Kami bertekad terus membantu tim lainnya dalam melaksanakan proses pencarian seorang pecinta alam yang masih belum diketemukan itu," ungkap Arif Budiman.
Karena untuk menjangkau puncak gunung tersebut, terdapat empat jalur utama pendakian yang selama ini kerap dilintasi para pendaki gunung dan pecinta alam.
Mereka umumnya melakukan pendakian pada musim liburan sekolah, dengan menempuh jalur dari kecamatan Cikajang, Bayongbong, Cigedug serta dari kecamatan Cilawu yang diawali dengan melintasi areal perkebunan teh milik PTPN Dayeuh Manggung, sebagaimana diungkapkan warga setempat Ari(35).
Dia mengaku kerap melakukan pendakian saat libur sekolah ketika masih duduk di bangku SMA, selain bisa menikmati panorama alam dari puncak gunung tersebut, juga bisa melihat dari dekat sebuah gua alam sambil menyaksikan berserakannya tulang-belulang rusa di dalam gua tersebut.
Namun menurutnya, selain terdapat empat jalur utama, yang kerap pula dilintasi warga setempat, terdapat jalur setapak lainnya, tetapi bisa membahayakan karena mudah tersesat bahkan merupakan lintasan patahan yang langsung berhadapan dengan lembah serta tebing curam setinggi ratusan hingga ribuan meter.
John D Hidayat
(U.PK-HT/B/Y003/Y003) 17-01-2010 10:07:54
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.