Soreang, 11/1 (ANTARA) - Kantor Perwakilan Pemasaran Bank Danamon di Ruko Soreang Permai, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, disatroni kawanan pencuri yang menggondol sebuah berangkas berisi uang dan dua unit komputer, Senin.

Saksi mata Ipin Sumarna, pemilik ruko di samping bank itu menyebutkan, istrinya, Nenden (27), sempat melihat dua orang sekitar pukul 03.00 WIB yang mencurigakan, sebelum pencuriann itu diketahui pihak bank.

Satu orang di antaranya, lanjut Ipin berjaket hitam, sementara seorang lagi mengenakan rompi, istrinya juga sempat melihat seorang sopir yang menunggu di dalam sebuah mobil sedan warna hitam.

Aksi para pencuri, dikatakan Ipin kepada wartawan, baru diketahui Senin sekitar pukul 08.00 WIB, setelah seorang karyawan bank tersebut datang dan mengetahui kunci kantor sudah dalam keadaan terbuka.

Karyawan itu, kata Ipin Sumarna, mendapati sejumlah barang di dalam kantor telah lenyap. Cluster Manager Bank Danamon Cabang Soreang Dedi Rosyadi juga menerangkan mengetahui peristiwa tersebut pukul 8.00 WIB.

"Ketahuannya ketika melihat kunci kantor sudah terbuka," ujarnya.

Ia mengatakan, uang senilai jutaan rupiah yang dibawa kabur pelaku merupakan uang operasional kantor, sedangkan dalam komputer tidak terdapat data penting nasabah.

"Saya tidak tahu mengapa pelaku mendatangi kantor pemasaran, kalau mereka mau menggondol uang, sebab di sini hanya kantor pemasaran yang tidak menyimpan uang nasabah dan di kantor ini sama sekali tidak ada aktivitas nasabah," ujar Dedi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Hingga Senin sore, Polres Bandung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Bandung, AKBP Imran Yunus, melalui Kapolsek Soreang, AKP Hartomo, di TKP menyebutkan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Kami masih menyelidikinya, untuk mencari tahu pelaku termasuk modus kejahatan ini," ungkap dia.

Para pelaku, lanjutnya masuk setelah membobol dua lapis pintu di kantor tersebut. "Pelaku masuk melalui pintu utama kantor yang diamankan dengan dua buah gembok," katanya.

Di pintu pertama utama ini, katanya, pelaku masuk dengan lebih dulu membuka salah satu gembok pintu di bagian paling atas. Setelah berhasil melewati puntu utama, mereka merusak pintu ke dua, dan menggasak sejumlah uang dan dua unit CPU.

"Para pelaku pergi dengan membawa satu brankas berisi uang tunai Rp2 juta dan dua unit CPU milik kantor ini," katanya.(K-IP)

Ayi K
(U.K-IP/B/N002/N002) 11-01-2010 20:34:30


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026