Camat setempat, Jujun Juhana saat dihubungi mengakui hal itu dan menyatakan, warganya yang mengalami luka pada bagian kepala telah baru saja tuntas dilakukan pengobatan pada Puskesmas dengan tempat perawatan (DTP) Pameungpeuk.
Dia mengaku masih gencar melaksanakan inventarisasi kemungkinan dampak lainnya, atas terjadinya guncangan gempa yang berlangsung sekitar pukul 07.25 WIB itu, katanya.
Meski masyarakat sempat mengalami kepanikan, mereka telah kembali tenang, namun jajaran pemerintahan kecamatan tetap menyerukan agar warganya senantiasa mewaspadai berbagai kemungkinan berlangsungnya fenomena alam termasuk perubahan kondisi cuaca.
Mereka pun telah diinformasikan guncangan gempa berkekuatan 5,4 SR tersebut, tak berpotensi tsunami sebagaimana dikemukakan Badan Meteoroologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang juga menyebutkan gempa di Jabar itu, pusat gempanya (episentrum) berada di posisi 8.02 Lintang Selatan (LS) - 107.91 Bujur Timur (BT).
Sedangkan pusat gempa berada sekitar 84 km Barat Daya Tasikmalaya, Jabar, dengan kedalaman 14 km, katanya.
***3***
(PK-HT/b)
John D Hidayat
(U.PK-HT/B/F001/F001) 11-01-2010 12:03:32
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.