Cirebon, 18/12 (ANTARA) - Karnaval masyarakat Cirebon atau lebih dikenal dengan sebutan "ider-ideran" keliling kota, Jumat (18/12) siang mengawali kemeriahan peringatan hari ulang tahun (HUT) kota Cirebon ke-640.

Mengawali perjalanannya, "ider-ideran" diawali dengan barisan drum band pelajar dari halaman Keraton kasepuhan. Diikuti oleh pasukan empat keraton yang ada di kota Cirebon yaitu berturut-turut Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan dan Keprabonan menyusuri jalan kota menuju halaman kantor Pemerintah Kota Cirebon.

Selain itu, peringatan HUT Cirebon yang bertema "Ganjene Cirebon" ini juga menampilkan berbagai kreasi seni dan kostum yang ditampilkan para peserta "ider-ideran" yang sebagian besar diikuti oleh pelajar dan pelaku seni Cirebon.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Cirebon Wahyo menyatakan "ider-ideran" ini merupakan rangkaian kemeriahan peringatan HUT Cirebon yang akan disambung oleh sejumlah pagelaran seni dan budaya asli Cirebon yang akan berakhir hingga tanggal 20 Desember 2009.

"Akan ada 59 seni tradisional dan modern akan ditampilakan dalam memeriahkan HUT Cirebon ini yang akan ditampilkan di 20 panggung yang tersebar di titik-titik strategis kota Cirebon," kata Wahyo.

Kesenian yang akan ditampilkan, semuanya akan digelar di lapangan terbuka sehingga seluruh masyarakat bisa menyaksikan setiap kesenian dan pertunjukan secara gratis siang dan malam.

Hal tersebut menurut Wahyo bertujuan untuk menarik masyarakat Cirebon mengetahui tentang kesenian dan budaya Cirebon.

"Kami tidak ingin masyarakat Cirebon tidak tahu tentang kebudayaan Cirebon," katanya.

Tidak hanya menyajikan kesenian di panggung, kemeriahan HUT Cirebon juga akan diramaikan oleh saung pameran yang menyajikan ciri khas Cirebon sebagai kota budaya seperti saung batik, ukiran kayu, lukis kaca.

Wahyo mengharapkan pagelaran ini bisa menjadi aset daerah kota Cirebon sebagai objek wisata budaya tahunan yang akan menarik pengunjung domestik maupun asing termasuk warga Cirebon yang ada di perantauan mengagendakan mudik pada saat hari ulang tahun Cirebon.

"Kalau perlu agenda tahunan ini bisa menarik masyarakat Cirebon yang ada di luar daerah, dan menjadikannya agenda mudik kedua setelah lebaran," ujarnya.

Mohamad Taufik
(T.PSO-059/B/Y003/Y003) 18-12-2009 19:21:57


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026