Indramayu, 5/12(ANTARA) - Kehadiran bunga bangkai di desa Babakan Jaya blok Karangturi kecamatan Gabus Wetan Indramayu menjadi tontonan warga, mereka penasaran karena bunga bangkai tersebut belum pernah ada sebelumnya.

Rudiyanto (30) seorang warga yang sedang melihat bunga bangkai Sabtu di Indramayu mengatakan,kehadiran bunga bangkai mengundang rasa penasaran semua warga Indramayu,setelah diketahuinya ternyata memang betul aroma bunga bangkai tersebut seperti bau bangkai.

"Pengalaman baru dapat melihat serta mencium baunya bunga bangkai,ukuran bunga bangkai berdiameter kurang dari 75centi meter,tinggi kurang lebih satu meter,warnanya putih namun ujung daun bunga tersebut terdapat warna merah redup,"katanya.

Dia menambahkan,bunga bangkai tersebut tumbuh di pekarangan dekat rel kereta api yang hendak kearah stasiun Cilege,jumlahnya ada dua bunga bangkai satu sudah berbunga sedangkan satu lagi masih kecil, diapun tidak mengetahu siapa pemilik bunga bangkai tersebut.

"Bunga bangkai yang sudah berbunga mengeluarkan bau tak sedap,sedangkan ukuran bunga bangkai yang masih kecil aromanya seperti tanaman lain,"katanya.

Sementara itu Laela (34)seorang warga Cilege yang tinggal di Cirebon mengaku sengaja datang hanya untuk melihat keunikan bunga bangkai yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

"Mendengar kabar dari keluarganya di desa Cilege langsung menuju ke tempat bunga bangkai,setelah sampai dan melihat bunga bangkai tersebut ternyata betul bau yang dikeluarkan seperti bangkai,"katanya.

Dia menambahkan,meskipun harus menempuh perjalanan dari Cirebon kurang dari tiga jam,namun tidak penasaran setelah melihat langsung kehadiran bunga bangkai di desanya,karena belum pernah ada dikota mangga bunga bangkai tersebut,paling hanya mendengar kabar bunga bangkai didaerah pegunungan seperti Bogor.

Rojak M(40) seorang pengendara sepeda motor yang sengaja melihat kehadiran bunga bangkai di desa Babakan Jaya Gabus Wetan mengaku,penasaran seperti apa bunga bangkai tersebut,sehingga di memaksakan meskipun harus menempuh perjalanan kurang dari tiga puluh kilometer.

"Setelah melihat ternyata bunga bangkai cukup indah,namun dibalik keindahannya tercium bau yang tidak sedap seperti bau bangkai sesuai dengan nama bunga tersebut,"katanya.

Hingga sore pengunjung yang hendak melihat bunga bangkai semakin padat,mereka datang dari berbagai desa ada juga yang dari luar kota seperti Cirebon,subang, kesempatan tersebut dimanfaatkan sejumlah pemuda setempat untuk mengatur tempat parkir.

JOni seorang pemuda yang sedang mengatur parkir motor mengaku,kehadiran bunga bangkai mendapat rejeki tambahan menyediakan lahan parkir dadakan,selain dia pedagang minuman cukup laris karena padatnya jumlah pengunjung ke desa Babakan jaya.***4***

Enjang Solihin
(T.PSO-061/B/O001/O001) 05-12-2009 08:12:42


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026